BALIPOST.com

BALIPOST.com

Share

Facebook Bali Post
Kami akan menghapus komentar anda apabila:
1. Identitas akun Facebook (tanpa alamat email dan no HP)
2. Bernuansa SARA
3. Pornografi
5.

Kata kata yang mencaci
4. Link ke Situs Lain dan Promosi
6. Komentar diluar konteks pemberitaan

07/08/2026

Proyek gedung poliklinik terpusat di RSUD Wangaya yang tengah berlangsung memberikan kendala terhadap lahan parkir bagi pengunjung.

RSUD pun melakukan beberapa strategi, salah satunya menjajaki lahan 50 are di sebelah utara rumah sakit.

Hal ini terungkap pada Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar RSUD Wangaya melalui Zoom Meeting, Kamis (6/8).

Dirut RSUD Wangaya, AA Made Widiasa, mengungkapkan bahwa pembangunan yang berlangsung memang memberikan kendala terhadap parkir pengunjung.

Pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk mengatasinya.

Pertama, pemberlakuan pendaftaran online bagi pasien yang memungkinkan pasien untuk datang sesuai antrean yang didapatkan.

"Jadi jam kedatangan pasien bisa diatur untuk mempersingkat penggunaan lahan parkir," katanya.

Selain itu, RSUD juga menerapkan pelayanan pengantaran obat ke rumah pasien, sehingga pasien bisa langsung pulang setelah dari poliklinik tanpa harus menunggu obat di apotek.

Kemudian, pihaknya juga tengah melakukan penjajakan lahan parkir di sebelah utara RSUD.

Lahan seluas 50 are tersebut dirasa cukup menampung kebutuhan parkir pengunjung RSUD.

Pihaknya turut meminta maaf atas ketidaknyamanan masyarakat, khususnya pengunjung ataupun pasien saat datang ke RSUD di tengah proyek pembangunan yang sedang berlangsung ini.

Terkait dengan pembangunan poliklinik terpusat RSUD Wangaya, saat ini tengah dalam pengerjaan oleh Dinas PUPR Kota Denpasar.

Pembangunan gedung lima lantai ini dianggarkan Rp100 miliar dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.
(Widiastuti/BaliPost)

Simak selengkapnya dengan mengunjungi

https://www.balipost.com/news/2026/08/06/572052/Parkir-Menyusut-Akibat-Pembangunan-Poliklinik...html

Tap dari Insta Story atau klik link di bio.

07/08/2026

Kementerian Kesehatan RI menetapkan Bali sebagai satu dari tiga provinsi pertama yang melaksanakan perluasan program imunisasi Human Papillomavirus (HPV) bagi anak laki-laki pada 2026.

Bertepatan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), kegiatan dimulai pada bulan Agustus.

Kadis Kesehatan Provinsi Bali, dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes., mengatakan Bali memiliki capaian imunisasi HPV pada anak perempuan yang tertinggi di Indonesia, sehingga menjadi salah satu indikator kesiapan untuk memperluas cakupan kepada laki-laki.

"Pelaksanaan imunisasi HPV pada anak laki-laki merupakan bagian dari upaya memperluas perlindungan terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV)," ujarnya, Kamis (6/8).

Ia menjelaskan, baik laki-laki maupun perempuan memiliki risiko terinfeksi HPV yang dapat menurunkan kualitas hidup hingga menyebabkan kematian.

Program imunisasi HPV di Indonesia telah dimulai bertahap sejak 2016 hingga pada 2023 resmi menjadi program nasional yang menyasar anak perempuan kelas V dan VI SD/MI/sederajat.

Kemudian sejak 2025, pemerintah menerapkan pemberian satu dosis vaksin HPV, mengikuti rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pada 2026, cakupan program diperluas dengan menyasar anak laki-laki kelas V SD/MI/sederajat di tiga provinsi terpilih.

Di Bali, jumlah sasaran imunisasi HPV tahun ini mencapai 29.818 anak laki-laki dan 28.573 anak perempuan.

Seluruh siswa akan menerima pelayanan melalui kegiatan BIAS yang dilaksanakan di sekolah-sekolah.

Sementara itu, program imunisasi HPV bagi anak perempuan tetap berjalan sebagaimana sebelumnya.

Akan diadakan juga edukasi kepada siswa, guru, dan orang tua, di antaranya mengenai manfaat imunisasi dan kemungkinan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Melalui perluasan kepada anak laki-laki, diharapkan semakin banyak anak di Bali yang terlindungi dari berbagai penyakit akibat infeksi HPV.
(Ketut Winata/BaliPost)

Simak selengkapnya dengan mengunjungi

https://www.balipost.com/news/2026/08/06/571993/Bali-Jadi-Percontohan-Nasional,Imunisasi...html

Tap dari Insta Story atau klik link di bio.

07/08/2026

Pelaku usaha di Bali mengekspor 3,5 ton salak gula pasir untuk mengisi kebutuhan pasar di China.

"Ini merupakan kekuatan Indonesia yang bisa dioptimalkan," kata Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, di Kuta, Kamis (6/8).

Komoditas buah tropis itu dipanen dari petani Pulau Dewata, khususnya dari Kabupaten Karangasem.

Dilansir dari Kantor Berita Antara, nilai ekspor salak gula pasir itu mencapai 13 ribu dolar AS atau setara Rp232,92 juta (dengan kurs Rp17.9217 per dolar AS).

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan RI, rata-rata ekspor harian diperkirakan berada pada rentang 3 hingga 5 ton.

Menurutnya, Provinsi Bali berpotensi besar dalam ekspor, mulai dari perikanan, ekonomi kreatif, fesyen dan kerajinan, hingga pertanian.

Kendati demikian, ia berharap adanya pengayaan produk ekspor, yakni mengolah produk mentah itu menjadi produk lain dengan nilai lebih tinggi untuk memberikan dampak berlipat ganda dari potensi ekonomi tersebut.

"Pada prinsipnya, jangan sampai yang kita ekspor adalah bahan-bahan yang masih mentah. Jadi harus berupaya untuk melakukan segala cara bagaimana agar juga bisa down streaming (hilirisasi)," tambahnya.

Potensi ekspor dari daerah itu ditargetkan berkontribusi meningkatkan realisasi ekspor Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan RI, nilai ekspor Indonesia pada 2025 mencapai 282,91 miliar dolar AS, naik dibandingkan 2024 yang mencapai 266,52 miliar dolar AS.

Adapun rata-rata tren pertumbuhan per tahun selama 2021-2025 mencapai 3,12 persen.

Sedangkan untuk realisasi 2026, hingga saat ini sudah mencapai 280 miliar dolar AS dari target 315 miliar dolar AS.

Kementerian Perdagangan RI memiliki jaringan di 33 negara dalam bentuk Pusat Promosi Perdagangan Indonesia dan atase perdagangan yang dapat mendorong ekspor dari tanah air.

"Kami hadir untuk memfasilitasi pelaku usaha khususnya daerah juga untuk kami hubungkan dengan potensi pasar yang ada di luar negeri," ujarnya.
(kmb/BaliPost/Antara)

https://www.balipost.com/news/2026/08/06/572199/Pengusaha-Bali-Ekspor-Salak-3,5...html

Tap dari Insta Story atau klik link di bio.

07/08/2026

Gubernur Bali, Wayan Koster, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, secara khusus menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Selasa (4/8), di Kantor Gubernur DKI Jakarta untuk membahas sejumlah hal, salah satunya creative financing melalui penerbitan obligasi daerah.

Selain itu, pertemuan juga membahas inovasi lain sebagai sumber pembiayaan infrastruktur di luar APBD.

Tiga kepala daerah juga membahas KLB (Koefisien Lantai Bangunan), terutama yang berkaitan dengan pemanfaatan tata ruang.

"Kami mendapat gambaran tentang inisiatif dan langkah strategis DKI Jakarta yang selanjutnya akan kami pelajari. Ada beberapa hal yang bisa diterapkan di Bali, terutama mengenai pemanfaatan ruang udara, ketinggian bangunan dan juga kerja sama dengan pihak swasta dalam percepatan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kualitas pariwisata Bali," urai Koster.

Pramono Anung menyinggung pentingnya creative financing bagi pemerintah daerah.

"Karena dalam situasi ekonomi seperti saat ini, kita menghadapi tantangan dalam meningkatkan APBD. Tak bisa terpaku pada pola konvensional, harus out of the box. Salah satunya dengan obligasi daerah," cetusnya.

Ia juga memberi gambaran terkait KLB dan Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lokasi/Lahan (SP3L) di DKI Jakarta.

Sementara itu, Bupati Adi Arnawa menjelaskan, 74 persen sektor pariwisata Bali berpusat di Badung.

"Salah satu tantangan yang saat ini kami hadapi adalah upaya mengatasi kemacetan," katanya.

Sejumlah langkah telah ditempuh, salah satunya pembangunan ruas jalan baru di wilayah Badung Selatan dengan skema pembiayaan kolaboratif pemerintah dan pinjaman pihak ketiga.

Menurutnya, program peningkatan infrastruktur jalan tak akan berhenti sampai di situ dan ke depannya masih membutuhkan dukungan pembiayaan yang besar.

Karena itu, pihaknya terbuka pada opsi penerbitan obligasi daerah.
(kmb/BaliPost)

https://www.balipost.com/news/2026/08/05/571661/Bertemu-Pramono-Anung,Gubernur-Koster...html

07/08/2026

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat kinerja sektor pariwisata Bali menunjukkan tren positif pada Juni 2026, terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) serta naiknya tingkat penghunian kamar (TPK) hotel dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan mengatakan, jumlah kunjungan wisman yang datang langsung ke Bali pada Juni 2026 mencapai 605.013 kunjungan, meningkat 4,63 persen dibandingkan Mei 2026.

"Australia masih menjadi negara asal wisatawan terbesar ke Bali dengan 156.706 kunjungan, disusul India sebanyak 55.586 kunjungan, Tiongkok 41.731 kunjungan, Amerika Serikat 28.964 kunjungan, dan Inggris 25.441 kunjungan," katanya.

Selama Januari-Juni 2026, jumlah kunjungan wisman ke Bali mencapai 3.203.256 kunjungan, tapi angka tersebut masih turun 2,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Sementara itu, TPK gabungan hotel berbintang, nonbintang, dan akomodasi lainnya di Bali pada Juni 2026 mencapai 53,41 persen, naik 3,14 persen poin dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 50,26 persen.

Kabupaten Badung mencatat TPK gabungan tertinggi sebesar 63,74 persen, sementara Kabupaten Jembrana menjadi yang terendah dengan 24,60 persen.

Kenaikan TPK bulanan terbesar terjadi di Kota Denpasar yang naik 3,57 persen poin, dari 54,30 persen pada Mei menjadi 57,87 persen pada Juni 2026.

Untuk hotel berbintang, TPK pada Juni 2026 tercatat sebesar 64,87 persen, naik 3,71 persen poin dibandingkan Mei 2026 sebesar 61,16 persen.

TPK hotel nonbintang dan akomodasi lain mencapai 38,92 persen, meningkat 1,71 persen poin dibandingkan bulan sebelumnya, tapi secara tahunan turun 7,18 persen dibandingkan Juni 2025.

Peningkatan kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel pada Juni dinilai mencerminkan masih kuatnya aktivitas pariwisata Bali memasuki musim liburan.
(Suardika/BaliPost)

Simak selengkapnya dengan mengunjungi

https://www.balipost.com/news/2026/08/04/571600/TPK-Hotel-Bali-Naik-pada...html

Tap dari Insta Story atau klik link di bio.

07/08/2026

Peta politik dan roda organisasi DPD II Partai Golkar Kabupaten Gianyar bergerak cepat pascaberpulangnya I Wayan Gede Sudarta di Penang, Malaysia, akhir Juli lalu.

Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih (Demer), resmi menunjuk Bendahara DPD I Golkar Bali, I Gede Sudiana, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Gianyar, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) tertanggal Minggu (2/8).

Bendahara DPD II Partai Golkar Gianyar, I Gusti Agung Arika Sudewa, pada Rabu (5/8) mengonfirmasi bahwa penunjukan Sudiana selaras dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta regulasi internal partai.

"Sesuai aturan, pengisi Plt berasal dari pengurus satu tingkat lebih tinggi. Kebetulan Pak Gede Sudiana merupakan pengurus DPD I yang berasal dari Gianyar. Beliau ditugaskan mengisi jabatan sementara agar roda organisasi terus berputar," terangnya.

Di sisi legislatif, nama I Kadek Era Sukadana mengemuka sebagai calon kuat pengisi kursi kosong di Fraksi Golkar DPRD Gianyar usai ditinggalkan almarhum Sudarta.

Era merupakan peraih suara terbanyak berikutnya di Daerah Pemilihan (Dapil) Ubud pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, serta pernah menjabat sebagai anggota dewan pada periode sebelumnya.

"Tiang mengucapkan terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa apabila diberikan kesempatan untuk kembali duduk di dewan. Tetapi, tiang sangat terpukul kehilangan teman baik sekaligus kader terbaik Dapil Ubud dan Kabupaten Gianyar. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," ungkap Era.

Terkait pelantikan, Ketua KPU Gianyar, I Wayan Mura, menjelaskan pihaknya masih menunggu surat permohonan resmi dari pimpinan DPRD Gianyar.

Proses PAW akan digulirkan setelah DPRD menyurati KPU untuk memverifikasi keabsahan calon pengganti berdasarkan perolehan suara sah Pileg 2024.

Setelah hasil verifikasi rampung, KPU akan menerbitkan surat keterangan resmi sebagai dasar proses pengusulan pelantikan ke Gubernur Bali melalui Bupati Gianyar.
(Wirnaya/BaliPost)

https://www.balipost.com/news/2026/08/05/571819/Demer-Tunjuk-Sudiana-Jadi-Plt...html

07/08/2026

Masa jabatan kepala sekolah (kasek) kini dibatasi maksimal dua periode atau delapan tahun sesuai aturan terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) No. 7 Tahun 2025.

Meski demikian, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli belum bisa menerapkannya secara penuh.

Kepala Bidang Tenaga Kependidikan Disdikpora Bangli, I Wayan Suwitra, menjelaskan bahwa penyesuaian dari aturan lama yang sebelumnya membolehkan hingga empat periode harus dilakukan bertahap karena Bangli mengalami krisis calon pengganti.

Guru yang memenuhi syarat untuk diangkat menjadi kasek, terutama di jenjang sekolah dasar (SD) sangat terbatas.

"Hasil rapat di provinsi, ada relaksasi. Belum semua bisa diganti. Kalau diganti semua akan banyak sekali kasek yang jadi guru biasa. Sementara mencari penggantinya agak susah," terang Suwitra, Rabu (5/8).

Karena itu, hingga kini Disdikpora Bangli belum mengganti kasek yang telah menjabat lebih dari delapan tahun.

Pergantian kasek akan dilakukan secara bertahap seiring tersedianya guru yang memenuhi persyaratan.

"Sambil jalan. Sambil kami cari penggantinya," ujarnya.

Dijelaskan, sesuai ketentuan, guru yang bisa diangkat menjadi kasek harus memenuhi syarat utama, yakni berstatus PNS minimal golongan III/c.

Sedangkan guru berstatus PPPK punya peluang, tapi syaratnya harus bertugas minimal delapan tahun.
(Dayu Swasrina/BaliPost)

Simak selengkapnya dengan mengunjungi

https://www.balipost.com/news/2026/08/05/571809/Aturan-Kasek-Maksimal-2-Periode,...html

Tap dari Insta Story atau klik link di bio.

07/08/2026

Atasi kemacetan, Pemkab Badung berencana mengembangkan moda transportasi publik berupa trem yang menghubungkan kawasan pariwisata Kuta hingga Canggu.

Langkah ini dibahas secara intensif dalam pertemuan bersama jajaran Direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan bahwa transportasi publik yang terintegrasi merupakan fondasi utama mengatasi kemacetan, sekaligus mendongkrak kualitas pariwisata di Kabupaten Badung.

Pemkab Badung merencanakan pengembangan jalan selebar 24 meter yang sebagian ruangnya dialokasikan sebagai koridor rel trem.

"Di samping jalan tol yang tetap menjadi prioritas, membangun konektivitas kereta api jauh lebih efektif. Semua jalan utama di Badung akan dibuatkan jalur khusus. Rencana ini juga akan diterapkan di kawasan Nusa Dua serta Central Parkir Kuta," ujar Bupati Badung.

Terkait skema penataan lalu lintas, di kawasan Central Parkir Kuta, pemerintah akan memanfaatkan lahan 1 hektare sebagai kantong parkir utama (park and ride).

Wisatawan atau masyarakat yang membawa kendaraan pribadi diwajibkan memarkirkannya di lokasi tersebut sebelum melanjutkan perjalanan dengan trem.

Pemkab Badung menargetkan kawasan sepanjang jalan Kuta bebas dari parkir liar di bahu jalan (on-street parking), sehingga melancarkan arus lalu lintas.

Kadishub Kabupaten Badung, Anak Agung Gede Rahmadi, Rabu (5/8), menegaskan bahwa pihaknya mendampingi Bupati Badung dalam menerima audiensi jajaran manajemen PT KAI.

"Kami di Dinas Perhubungan turut mendampingi Bapak Bupati saat menerima kunjungan jajaran PT KAI terkait rencana pembangunan trem ini. Namun, untuk pengerjaan teknis fisik dan konstruksinya berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Kami dari Dishub nantinya bertindak sebagai pihak pengguna serta pengelola operasional lalu lintas," jelasnya.

Rahmadi meyakinkan, seluruh jajaran Dishub Badung siap mendukung penuh realisasi program transportasi publik ini.
(Parwata/BaliPost)

https://www.balipost.com/news/2026/08/05/571787/Atasi-Kemacetan,Badung-Bahas-Trem...html

07/08/2026

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Bali, berlaku 6-9 Agustus 2026.

Masyarakat, khususnya nelayan, operator kapal, serta pelaku wisata bahari diminta waspada karena tinggi gelombang di perairan selatan Bali diperkirakan mencapai 4 hingga 6 meter.

Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, Rabu (5/8), mengimbau masyarakat umum, nelayan, dan pelaku aktivitas wisata bahari untuk mewaspadai peningkatan kecepatan angin serta tinggi gelombang yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.

Dari analisis BMKG, pola angin di wilayah perairan utara Bali umumnya bertiup dari arah timur laut hingga selatan, sedangkan di perairan selatan Bali bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar 4-25 knot.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi peningkatan kecepatan angin di perairan utara maupun selatan Bali.

Gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Lombok bagian utara, sedangkan gelombang 2,5-4 meter diprakirakan terjadi di Selat Badung dan Selat Bali bagian selatan.

Kondisi paling signifikan diperkirakan terjadi di Perairan Selatan Pulau Bali dan Selat Lombok bagian selatan, dengan tinggi gelombang mencapai 4-6 meter (kategori sangat tinggi).

Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.

Kapal tongkang perlu waspada saat angin mencapai 16 knot dan gelombang 1,5 meter.

Kapal feri berisiko ketika angin mencapai 21 knot dengan tinggi gelombang 2,5 meter.

Sedangkan untuk kapal besar, seperti kapal kargo atau kapal pesiar, kewaspadaan diperlukan apabila kecepatan angin mencapai 27 knot dan tinggi gelombang 4 meter.

BBMKG Wilayah III Denpasar mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan kondisi gelombang melalui kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di wilayah perairan Bali.
(Ketut Winata/BaliPost)

Simak selengkapnya dengan mengunjungi

https://www.balipost.com/news/2026/08/05/571749/3-Hari-Mendatang,Gelombang-Laut...html

07/08/2026
Want your restaurant to be the top-listed Restaurant in Denpasar?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Jalan Kepundung 67A
Denpasar
80232

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00