Labudda

Labudda

Share

Bismillah

20/07/2026

TANDA KEFAQIHAN SESEORANG

إِذَا أَرَدْتَ أَنْ تَعْرِفَ فِقْهَ الرَّجُلِ فَانْظُرْ إِلَى صَلَاتِهِ، فَإِنْ أَحْسَنَ صَلَاتَهُ فَذَلِكَ عَلَامَةٌ عَلَى أَنَّهُ فَقِيهٌ، وَلِهَذَا يَنْبَغِي لِلْإِنْسَانِ أَنْ يَكُونَ فَقِيهًا خُصُوصًا بِأَحْكَامِ الصَّلَاةِ، أَوْ مَا هَذَا مَعْنَاهُ.

"Apabila engkau ingin mengetahui kefakihan (pemahaman agama) seseorang, maka perhatikanlah shalatnya. Jika ia melaksanakan shalatnya dengan baik, maka itu adalah tanda bahwa ia seorang yang fakih (memahami agama). Oleh karena itu, seseorang hendaknya benar-benar memahami, terutama hukum-hukum yang berkaitan dengan shalat, atau yang semakna dengan ini."

19/07/2026

Kh.Anwar Zahid

17/07/2026
10/07/2026

Gus Kautsar Ploso

06/07/2026

Buah Apa Yang Paling Maniss ?

04/07/2026

semakin kita membersihkan hati, semakin kita di uji dengan keburukan hati juga, jadi jangan sampai kita memyerah, INGAT ITU UJIAN

03/07/2026

Tidak ada laki-laki hebat, kecuali ada wanita istimewa di sampingnya" ~Gus Kautsar

03/07/2026

Rasulullah saw bersabda : Seluruh umatku pasti masuk surga kecuali yang enggan. Sahabat bertanya siapa orang yang enggan masuk surga itu, ya Rasulullah ? Rasulullah menjawab orang yang patuh kepadaku, dialah yang pasti masuk surga dan orang yang durhaka kepadaku, dia itulah orang yang enggan masuk surga. (HR Al Bukhari)

Hadits ini menjelaskan bahwa kunci pembuka pintu surga adalah ittiba' kepada Sunnah Rasulullah saw. Apa itu ittiba' ? Ittiba' ialah menerima pendapat seseorang (ulama) dengan mengetahui apa dasar hukum pendapatnya tersebut. Jika pendapatnya berdasar pada Al Qur'an dan/atau alhadits yang shohih atau tidak bertentangan dengan keduanya, maka pendapat tersebut bisa diterima dan juga bisa diamalkan. Sebaliknya, jika pendapatnya tidak berdasar pada Al Qur'an dan/atau alhadits yang shohih, maka pendapat tersebut tidak boleh diamalkan. Itulah cara yang paling aman untuk kita dalam mengamalkan ajaran Islam.

Ibnu Mas'ud pernah menyatakan bahwa suatu ucapan tidak akan Allah terima kecuali sesuai dengan perbuatannya. Ucapan dan perbuatan pun tidak akan Allah terima kecuali sesuai dengan niatnya. Dan, ucapan, perbuatan, dan niat pun tidak juga akan Allah terima kecuali sesuai dengan sunnah Rosulullah saw. Ini artinya bahwa segala bentuk aktivitas yang dilakukan oleh seorang muslim mesti ada payung hukumnya, yaitu Al Qur'an dan Al hadits yang shohih. Sementara itu, para fuqoha, ulama, dan/atau kiyai berfungsi sebagai penerjemah, pensyarah dan penafsir alhadits dan Al Qur'an dan bukan pembuat hukum baru dalam Islam.

Wallahu A'lam.

02/07/2026

Kiyaiku

Want your business to be the top-listed Media Company in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Website

Address


Jakarta