Santapan Rohani
Santapan Rohani adalah renungan yang membantu Anda untuk merenungkan firman Tuhan setiap hari.
Berisi kisah-kisah inspiratif yang mengarahkan pembaca kepada Allah dan firman-Nya yang mengubahkan hidup. Santapan Rohani adalah terjemahan dari Our Daily Bread yang diterbitkan oleh Our Daily Bread Ministries. Our Daily Bread Ministries tidak didanai atau berada di bawah kelompok atau denominasi apa pun. Persembahan kasih seberapa pun dari para sahabat memampukan Our Daily Bread Ministries untuk menjangkau orang-orang dengan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup. Jika Anda ingin mendukung pelayanan kami silakan kunjungi tautan berikut ini:
https://santapanrohani.org/donate/indonesia/?pcode=FB
โ ๏ธ ๐ผ๐๐ผ๐! ๐ฝ๐ผ๐๐ผ๐๐ผ ๐๐๐
๐๐ ๐๐๐๐๐๐ผ๐!
Tidak semua yang terdengar seperti Injil adalah Injil yang benar! Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud Paulus dengan โInjil yang lainโ? Bagaimana kita mengenali, ketika Injil mulai โdioplosโ dengan usaha manusia, performa, atau hal-hal lain?
Mari kita menjelajahi ๐๐ช๐ต๐ข๐ฃ ๐๐ข๐ญ๐ข๐ต๐ช๐ข bersama Pdt. Alex Nanlohy dalam:
๐๐๐๐ ๐๐๐๐ผ๐ ๐
๐๐๐ผ๐
๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ๐ฝ ๐๐ผ๐๐ผ๐๐๐ผ
๐
Kamis, 15 Oktober 2026
โฐ 19.00โ21.00 WIB
๐ป Online via ZOOM
๐๏ธ Pemandu: Pdt. Alex Nanlohy (Alex Nanlohy)
๐ ๐๐ฆ๐ต๐ช๐ข๐ฑ ๐ฑ๐ฆ๐ด๐ฆ๐ณ๐ต๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ข๐ฑ๐ข๐ต๐ฌ๐ข๐ฏ 1 ๐ซ๐ช๐ญ๐ช๐ฅ ๐ฃ๐ถ๐ฌ๐ถ ๐๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฏ ๐๐ฆ๐ญ๐ข๐ซ๐ข๐ฉ ๐๐ข๐ญ๐ข๐ต๐ช๐ข.
Daftar sekarang, melalui link yang terdapat di bawah atau pada bio Renungan Santapan Rohani.
๐ฝ๐๐ง๐จ๐๐ข๐ ๐๐๐ข๐๐ฃ ๐
๐๐ก๐๐๐๐, ๐๐ก๐๐ข๐ ๐๐๐ ๐ข๐๐ฉ ๐๐ช๐๐๐ฃ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐ช๐๐๐๐ ๐๐ฃ!
18/09/2026
"Rencana Penyelamatan Allah"
Ayat Bacaan: Kejadian 3:8-15
Keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya. โKejadian 3:15
Ketika seorang ayah mengetahui bahwa putrinya yang berusia lima tahun terjatuh ke laut dari geladak keempat pada kapal pesiar yang sedang mereka tumpangi, ia segera meloncat dari ketinggian 12 meter untuk menyelamatkan sang putri. Ia memeluk erat anak itu sambil terus berjuang untuk mengapung selama lebih dari 10 menit sebelum akhirnya regu penyelamat berhasil membawa mereka kembali ke kapal. Begitu si ayah mendengar bahwa sang putri berada dalam kesulitan, ia mempertaruhkan segalanya demi menyelamatkan buah hatinya.
Di sepanjang Alkitab, kita juga membaca bagaimana kasih Bapa Surgawi kita menggerakkan-Nya untuk menyerahkan semua yang ada pada-Nya demi menyelamatkan manusia dari dosa yang menenggelamkan kita. Allah pertama kalinya mengungkapkan rencana penyelamatan-Nya di Taman Eden. Setelah Adam dan Hawa digoda oleh si ular dan jatuh ke dalam dosa, Allah mengutuk ular tersebut dan berkata, โAku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnyaโ (Kej. 3:15). Ayat ini merujuk pada peperangan rohani antara Iblis dan anak-anak Allah, serta bagaimana pada waktu yang telah ditentukan-Nya, Allah akan mengutus Putra-Nya, Yesus, untuk menebus manusia melalui kematian dan kebangkitan-Nya.
Allah sudah siap menyelamatkan kita jauh sebelum kita menyadari bahwa kita membutuhkan pertolongan-Nya. Kapan pun kita merasa sedang tenggelam dalam lautan dosa, ingatlah bahwa Yesus adalah sekoci penyelamat kita. Kita dapat berseru kepada-Nya. Dia akan menolong dan menyelamatkan kita.
Rencana Penyelamatan Allah Ketika seorang ayah mengetahui bahwa putrinya yang berusia lima tahun terjatuh ke laut dari geladak keempat pada kapal pesiar yang sedang mereka tumpangi, ia se...
18/09/2026
Diundang ke pesta biasanya bikin senang. Tapi, dalam Lukas 14:15โ24, para tamu justru sibuk dengan urusan masing-masing.
Lewat cerita ini, Yesus mengajak kita melihat kembali kesibukan dan respons kita terhadap undangan Allah.
Apa kaitannya dengan keseharianmu? Yuk, geser dan temukan insight-nya di Satepedia kali ini!
18/09/2026
Bagaimana kesadaran bahwa Allah senantiasa menyertai Anda sepanjang hari dapat menolong Anda mengatasi kekhawatiran? Bagaimana Anda dapat mengikuti โpitaโ untuk menemukan hadirat-Nya hari ini?
Mari bagikan di kolom komentar!
17/09/2026
"Mencari Kerajaan Allah"
Ayat Bacaan: Matius 6:25-34
Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. โMatius 6:33
Saat menginap di rumah baru kami, cucu saya yang masih kecil tidur di kamar dan kasurnya yang baru. Ia cekikikan gembira ketika kami membaca buku di dalam kemah berbentuk dinosaurus dengan beralaskan selimut tebalnya. Namun, ketika tiba waktunya untuk tidur, tatapan matanya menunjukkan kekhawatiran hatinya. โKalau aku butuh Nenek, ke mana aku dapat mencari Nenek?โ tanyanya. Muncullah ide di benak saya, lalu saya mengambil segulung pita pembungkus hadiah dari dalam lemari. Kami bersama-sama membuka gulungan pita itu dan menariknya, mulai dari tempat tidurnya, ke lantai, melewati lorong, hingga ke kamar tidur saya. โJangan khawatir,โ kata saya. โKalau kamu butuh Nenek di waktu malam, ikuti saja pita ini, nanti kamu akan menemukan Nenek!โ Mimik wajahnya langsung berubah gembira!
Dalam Matius 6, Yesus berbicara apa adanya tentang kekhawatiran kita atas apa yang akan kita makan dan minum, atas tubuh kita dan apa yang akan kita pakai (ay. 25). Akar kata โkhawatirโ dalam bahasa Yunani di sini mengandung arti diperhadapkan pada dua pilihanโberiman atau bergantung pada diri sendiri. Kemudian, di ayat 33, Yesus menawarkan solusi bagi kekhawatiran: โCarilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.โ Ucapan-Nya menantang kita untuk memilih dan mengikuti satu-satunya pilihan yang membawa kita langsung kepada hati-Nya.
Ketika bergumul dengan kekhawatiran, kita dapat mengikuti โpitaโ yang mengarahkan kita kepada Kerajaan Allah, kehendak-Nya, dan hadirat-Nya, karena kita tahu bahwa Dia akan menyediakan segala sesuatu yang kita perlu.
Mencari Kerajaan Allah Saat menginap di rumah baru kami, cucu saya yang masih kecil tidur di kamar dan kasurnya yang baru. Ia cekikikan gembira ketika kami membaca buku di dalam kemah...
17/09/2026
Tantangan apa saja yang sedang Anda hadapi? Doa apa yang akan Anda naikkan kepada Allah, dan apa yang dapat menolong Anda untuk tetap berharap kepada-Nya?
Mari bagikan di kolom komentar!
Hidup sering kali berjalan begitu cepat, sampai kita kehilangan momen untuk berhenti sejenak, mengingat kembali penyertaan Tuhan, dan mencurahkan isi hati kepada-Nya.
๐๐ฎ๐ซ๐ง๐๐ฅ ๐๐๐๐๐ hadir sebagai wadah untukmu berefleksi dan merenungkan karya Tuhan di hidupmu.
๐ค Maukah kamu berhenti sejenak dan menuangkan isi hatimu kepada-Nya?
Dapatkan jurnal spesial: SELAH, untuk memulai perjalanan refleksimu bersama Tuhan. Di dalamnya, ada quotes dan ilustrasi menarik lho ๐
Kunjungi linknya di: go.odb.org/Jurnal-Selah
16/09/2026
"Berharap Kepada Allah"
Ayat Bacaan: Nehemia 4:6-14
Tak sanggup kami membangun kembali tembok ini. . . . Ingatlah kepada Tuhan yang maha besar dan dahsyat. โNehemia 4:10,14
Elise mulai merasakan kepanikan. Tata letak buku yang dirancangnya harus ia serahkan keesokan harinya, tetapi percetakan menolak foto-foto yang dipilihnya. Menyeleksi ulang foto bisa makan waktu berhari-hari.
โJangan khawatir,โ kata Sam, suaminya. โAyo kita minta pertolongan Allah. Lalu kita bisa mengerjakannya semalaman. Perangkat lunak yang kita gunakan bisa membantu kita memperbaiki foto-fotonya dengan lebih cepat.โ Setelah mereka berdoa, Elise mulai merasa lebih tenang. Aku akan tetap berharap kepada Allah, katanya dalam hati. Dengan ketenangan yang Allah berikan dan petunjuk praktis dari Sam, Elise pun bekerjaโdan akhirnya berhasil menyelesaikan pekerjaan itu pada waktunya.
Saat melakukan itu semua, Elise teringat pada tugas bangsa Israel yang besar untuk membangun kembali tembok kota mereka (Neh. 4). Kesulitan mereka bertambah ketika musuh mencemooh dan bersekongkol untuk menggagalkan pekerjaan mereka. Namun, Nehemia menguatkan mereka untuk tetap berharap kepada Allah. Orang Yehuda berkata, โTak sanggup kami membangun kembali tembok ini,โ tetapi Nehemia membalas dengan berkata, โIngatlah kepada Tuhan yang maha besar dan dahsyatโ (ay. 10,14). Kemudian ia mengerahkan orang-orang untuk bekerja membangun tembok dan berjaga-jaga terhadap para penyerang, dengan para pemimpin berdiri di belakang mereka (ay.16). Ia juga meneguhkan mereka, dengan berkata, โAllah kita akan berperang bagi kita!โ (ay. 20).
Setiap kali kita menghadapi tantangan yang berat, mari tetap berharap kepada Allah untuk menerima pertolongan dan kekuatan. Kita dapat meminta hikmat dari-Nya untuk menemukan solusi praktis, mengambil langkah-langkah yang diperlukan, serta mempercayakan hasilnya kepada Allah.
Berharap Kepada Allah Elise mulai merasakan kepanikan. Tata letak buku yang dirancangnya harus ia serahkan keesokan harinya, tetapi percetakan menolak foto-foto yang dipilihnya. Meny...
16/09/2026
Apa tanggapan Anda terhadap keberadaan โKlub Peti Matiโ? Apa yang dapat Anda lakukan hari ini untuk merayakan kehidupan ini dan kekekalan bersama Allah?
Mari bagikan di kolom komentar!
16/09/2026
Di usia dewasa, pernahkah Anda merasa relasi pertemanan menjadi semakin senyap? Teman-teman yang dulu dekat mungkin perlahan menjauh, membuat kita bertanya: apakah ada yang salah, atau memang begini jalan hidup orang dewasa?
Sehangat dan seintim apa pun sebuah relasi, ia tetap dapat berubah seiring bergantinya musim kehidupan. Namun, di tengah kerapuhan itu, kasih setia Allah yang tak pernah berubah mengajar kita untuk mensyukuri dan merawat relasi yang masih Tuhan percayakan hari ini.
Baca selengkapnya di: https://go.odb.org/4xTmUgb
Ke Mana Teman-temanku Pergi? Catatan Tentang Relasi yang Berubah Di usia dewasa, pernahkah Anda merasa relasi pertemanan Anda menjadi lebih senyap? Teman-teman yang dulu begitu dekat, mungkin telah menjauh sehingga kita bertanya: apakah ada yang salah? Atau, beginikah jalan hidup orang-orang dewasa?
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Address
PO Box 2500
Jakarta
11025
Opening Hours
| Monday | 08:00 - 17:00 |
| Tuesday | 08:00 - 17:00 |
| Wednesday | 08:00 - 17:00 |
| Thursday | 08:00 - 17:00 |
| Friday | 08:00 - 17:00 |
Alerts
Be the first to know and let us send you an email when Santapan Rohani posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.