Simple Logic
Kreator Konten satir yg dikemas dgn humor biar gak ngantuk😜
Open Collab dgn brand yg berani tampil beda👉 [email protected]
18/08/2026
"Menguji data dan atau/ angka di atas kertas yg disampaikan Prabowo dlm pidato kenegaraannya di Gedung Parlemen bbrpa hari yg lalu"
Dlm pidato kenegaraan Prabowo di gedung DPR/MPR baru2 ini, sungguh dibanjiri oleh deretan angka performa yg bgtu mengesankan
Mulai dr klaim pertumbuhan ekonomi, efisiensi ratusan BUMN, bhkn hingga jutaan penerima layanan kesehatan gratis
Nmn, bagi publik dan para analis kebijakan tentunya, deretan angka trsbt kini tdk lagi bisa diterima bgtu saja
Bayang2 keraguan besar muncul stlh validitas data internal pemerintah jebol dlm satu contoh kasus yg sangat kecil dan yg bgtu telanjang, yaitu data mengenai si ibu Susanah
Ketika sebuah sampel spesifik sprti profile Ibu Susanah saja terbukti menyimpan dua kebohongan atau manipulasi data yg fatal, maka scra metodologis, slrh tumpukan data lainnya seketika itu jg mnjdi runtuh kredibilitasnya
Bgmna mngkn kita bisa memercayai klaim makro tentang perbaikan puluhan ribu sekolah atau efisiensi ratusan lembaga nasional, smntra verifikasi data mikro pada tingkat individu saja gagal total dan bhkn dimanipulasi?
Fenomena ini memicu kekhawatiran sistemik bhwa puluhan data mentereng yg dibacakan di atas podium dewan tdk lebih dr sekadar kosmetik statistik, apbla tim penyusun datanya terbukti memanipulasi dlm menyusun narasi humanis seorang warga yg bernama ibu Susanah
Oleh krna itu, maka adlh hal yg sangat wajar jika publik menduga, bahwa jejangan indikator2 ekonomi, target kesehatan gratis utk puluhan juta jiwa, hingga angka pengadaan infrastruktur pendidikan di dlm pidato trsbt juga disusun menggunakan metode asal bapak senang tanpa melakukan verifikasi faktual di lapangan
Kehadiran dua kebohongan dlm satu kasus kecil ini mnjdi lampu merah bagi akuntabilitas publik, menegaskan bhwa infografis megah pemerintah saat ini sungguh sangat meragukan dan memerlukan audit independen yg menyeluruh
Salam mencret utk semua warga 58 yg sprtinya sering mengalami kecipirit dicelana slma hampir 2 tahun belakangan ini. Kacau 😂
18/08/2026
Pak Polisi, tolong segera keluarkan surat perintah penangkapan trhdp terduga penyebar hoax terbaik yg atu ini
Ini bkn lagi penyebaran berita bohong biasa soalnya, tetapi sdh termasuk tindakan pemberi harapan palsu (PHP) tingkat nasional
Sy jadi ngebayangin klu sy beralih profesi mnjdi pengupas bawang dan bisa ngupas 50 kilo bawang setiap hari, maka dlm tempo 10 tahun sy pasti akan mnjdi pemilik Dealer mobil terkemuka di Konoha😎🤣
Tapi bgtu dicek faktanya... Astagfirullah, Pak Polisi! Ternyata nolnya jomplang banget😈👹
Bkn Rp700.000 paaaak, tapi cuma Rp700/kg🫣
Itu pun bkn ngupas bawang, tapi jahit kain majun🫣, plus kerjaan sampingan nyuci ompreng tempat nasi MBG😭
Jadi pak Polisi, tolong sgra diringkus pelakunya ini Pak😱
Pasal tuntutannya berlapis ini
1. Berbohong tentang gaji ngupas bawang 700k/kg
2. Berbohong tentang pekerjaan si ibu Susanah
Kacauuu😂😂
17/08/2026
Gak tanggung2 cok, nyebar HOAXnya dr Gedung DPR/MPR - RI 😭😭🤣🤣
Semua berawal dr Pidato nekad yg hakiki yg disampaikan om Prabroro bin Strom di Gedung DPR/MPR
Beliau bilang, upah ngupas bawang si ibu Susanah mncpai Rp700.000/kg😱🤔
Lalu bbrpa jam kemudian, Istana panik. "Wuaduh!! kita kudu cek dulu kebenarannya ini ck 🫣🤣
1 hari kemudian, Ternyata di teks naskah Pidato itu adlh Rp700/kg. Artinya selisih 1000x lipat cok🤣
Dan 2 hari kemudian, pihak keluarga Susanah mengklarifikasi dan membantah Pidato Prabroro terkait pekerjaan Susanah🤔
Menurut pihak keluarga, Susanah bukan sbgi pengupas bawang; melainkan sbgi buruh jahit kain majum yg digaji Rp.700/kg dan sbgi ompreng pencuci piring MBG😆
Kesimpulan: Semuanya salah total.
Datanya salah, Narasumbernya salah dan pekerjaan dr narasumbernya jg salah🫣
Pokoknya yg benernya cuma 1 cok, yaitu Prabroro menyampaikan hal itu di Gedung DPR/MPR. Kacau🤣🤣
17/08/2026
Perhatian...!!!
Jangan dibaca klu gak kuat🙏🏻
Di saat seluruh sudut negeri mulai bersolek dgn warna merah dan putih, di saat tawa anak2 bersiap pecah dlm riuhnya perlombaan, dan ketika panggung2 megah telah berdiri menanti malam gembira... Bumi Wali, Kabupaten Tuban - Jawa Timur tiba2 memilih untuk sunyi
Tepat pada hr Minggu, 16 Agustus 2026, sebuah keputusan mendalam lahir dr sanubari slrh jajaran Pemerintah Kabupaten Tuban
Pesta Kemerdekaan menyambut HUT ke-81 RI resmi dibatalkan. Termasuk semua jenis perlombaan yg sdh disiapkan dr jauh2 hari
Bukan krna ketidaksiapan, melainkan krna sebuah rasa yg jauh lebih tinggi dari sekadar perayaan, yaitu👉🏻 Kemanusiaan dan Solidaritas
Di bawah arahan penuh empati dari Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, Sekretaris Daerah Budi Wiyana melangkah maju dgn keluhuran hati
Melalui suaranya, Tuban menegaskan bhwa mrka tdk bisa berdendang di atas air mata saudara2nya di NTT yg saat ini sedang terkubur dlm duka akibat guncangan gempa bumi yg super dasyat bbrpa hari kemarin
"Bagaimana mungkin kita bisa menari di atas panggung megah, smntra saudara2 kita di NTT sedang merintih memeluk puing2 rumah mereka?"
Kalimat tak tertulis itu seolah menggema di balik keputusan besar ini
“Kami memutuskan utk membatalkan Pesta Kemerdekaan sbgi bentuk simpati dan kepedulian kami trhdp sdra kami yg terdampak bencana gempa bumi di NTT,” ujar Budi Wiyana dgn nada penuh ketulusan
Ada permohonan maaf yg mendalam dari bibirnya kpda seluruh warga Tuban, nmn ada ketegasan moral yg bgtu luar biasa diputuskan di sana.
“Saat saudara2 kita di NTT sedang menghadapi musibah, mari kita tunjukkan bhwa kita hadir, peduli dan ada bagi mrka.”
Merdeka tahun ini tdk kehilangan maknanya di Tuban. Justru, makna kemerdekaan sejati sedang mrka ukir dgn tinta emas di tanah Bumi Wali
Merdeka bkn lagi soal kembang api atau panggung musik yang berisik, melainkan tentang bgmna detak jantung warga Tuban berdenyut brsma dgn penderitaan warga NTT
Merdeka adlh ktka kita mampu meruntuhkan ego kesenangan demi merengkuh mrka yg sedang terluka
Tidak ada musik yg menghentak di alun-alun. Dan sbgi gantinya, Tuban dipenuhi oleh bait-bait doa yg melangit, memohon mukjizat dan kekuatan bagi saudara2nya NTT
Pada hari ini, tgl 17 Agustus 2026, Sang Saka Merah Putih tetap trlht berkibar dgn gagah di Alun-Alun Tuban. Upacara pengibaran dan penurunan bendera jg tetap berjalan dgn khidmat
Namun kali ini, kibaran bendera merah putih itu tdk hanya membawa lambang kejayaan bangsa, melainkan membawa pesan cinta yg teramat dalam dari ujung Jawa Timur, melintasi lautan, dan langsung memeluk erat hati masyarakat NTT
Sungguh!, Tuban telah mengajarkan kita semua akan arti sesungguhnya dari mnjdi Indonesia.
"Satu terluka, semua merasa" 😭😭😭
15/08/2026
Redupnya Merah Putih di Tengah Krisis Kepercayaan
Suasana bulan Agustus bbrpa tahun belakangan ini terasa semakin berbeda
Di jalan2 protokol, kendaraan, pemukiman warga, hingga deretan tempat usaha, kibaran bendera Merah Putih sdh tdk lagi seramai dulu
Ke-engganan ini bkn krna masyarakat melupakan sejarah, melainkan refleksi dr rasa kecewa yg bgtu mendalam trhdp realitas keadilan sosial saat ini
Bagi sebagian besar warga dan pelaku usaha, memasang bendera kini seolah sprti formalitas yg kontradiktif
Disaat mrka harus berjuang mati2an utk bisa bertahan hidup di tengah himpitan ekonomi yg semakin mencekik, berita demi berita tentang korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan oleh para tikus2 rakus maling berdasi terus bermunculan tanpa henti
Sikap membiarkan tiang bendera didepan rumah tetap kosong atau kendaraan yg tanpa memasang bendera adlh sebuah bentuk protes dalam diam
Itu adlh ekspresi kejenuhan masyarakat yg merindukan pemerintahan yg bersih, sosok pemimpin yg amanah, berintegritas, dan benar2 berpihak pada rakyat kecil
Merah Putih tentu saja masih tetap dihormati di dalam hati, nmn ke-engganan memasangnya di ruang publik adlh pengingat bagi penguasa bhwa rakyat dinegri ini masih merasa jauh dari arti kata kemerdekaan yg sesungguhnya
14/08/2026
Yg seharusnya mnjdi pendapatan negara, tetapi malah dirubah mnjdi uang saku para oknum2 di Ditjen Pajak😈
Gil4nya bener2 kebangetan.
Bayangkan sebuah kegilaan matematika di mana angka kehilangan maknanya krna terlalu megah utk dicerna logika manusia
Klu skema rasuah dua Triliun Rupiah ditubuh otoritas perpajakan direplikasi scra absolut oleh slrh 4,14 juta entitas industri di negeri ini, maka kita tdk lagi sedang membicarakan kebocoran anggaran, cok
Kita sedang menyaksikan sebuah distopia ekonomi, dimna arus dana gelap sebesar 8,28 Kuintiliun rupiah itu mengalir sbgtu derasnya ke saku para oknum2 POTAZ atau HAMA di Ditjen Pajak
Angka fantastis ini bkn sekadar deretan angka nol yg berjejer tanpa arti
Nilai yg super fantastis trsbt bhkn cukup utk mendanai APBN IDN slma lebih dr dua juta tahun ke depan, atau dpt membeli seluruh aset produktif global di muka bumi ini scra instan
Ketika imajinasi kolektif ini ditarik ke ruang realita, ia menelanjangi sebuah kebenaran yg mengerikan.
Bhwa betapa rapuhnya kedaulatan sebuah bangsa jika sistem pengawasannya bisa dibeli scra eceran oleh modal😭
Logika hiperbolis ini sejatinya sama sprti tamparan yg bgtu keras ke wajah birokrasi konoha yg pada semakin blangsak hari2 ini
Klu praktek2 busuk sprti ini masih terus dilakukan, maka percayalah, tdk perlu menunggu datangnya invasi militer asing utk menghancurkan konoha ini, cukup dimulai dr meja2 pemeriksaan pajak yg senyap, dmna integritas ditukar dgn angka2 rahasia sprti yg sedang heboh hari2 ini
Skenario horor yg sedang diungkap oleh Kejagung ini adlh pengingat mutlak, bhwa celah perampokan sekecil apa pun itu, yg jika dibiarkan tumbuh dlm ekosistem industri yg masif, maka pada waktunya akan berubah mnjdi mesin penghancur peradaban ekonomi yg paling mematikan
Dan sbgi penutup, saya ingin sekali menyampaikan pesan dan apresiasi yg setinggi2nya atas keberanian Kejaksaan Agung utk mengurai benang kusut mega skandal ini ditengah Wajah Kejaksaan sendiri sedang mnjdi sorotan publik
Come on...
Ini adlh secercah harapan yg harus terus menyala dan harus terus didukung🔥🔥
Jgn pernah gentar, krna dibelakang setiap langkah beranimu dlm membersihkan negeri ini dr para penjarah konstitusi, berdiri jutaan rakyat yg rindu akan tegaknya keadilan yg hakiki
Asalkan kalian juga harus terus-menerus membersihkan diri dr dalam. Thanks
12/08/2026
HAMA pemalaknya auto di-azab nih cok🔥🔥
Hanya butuh waktu 2 hari
Hari 1, Ditjen Pajak ngumumin klu mulai tahun 2027 akan mengadakan perluasan basis pajak dan berusaha meningkatkan kepatuhan para wajjb pajak
Hari ke 2, yaitu hari rabu tanggal 12 agustus 2026, Kejagung mengumumkan 2 HAMA yg mnjbt sbgi supervisor di Ditjen Pajak jadi TERSANGKA PERAMPOKAN uang sebesar 2 Triliun Rupiah
2 Triliun cok.
Itu setara dgn pajak 200.000 kontrakan slma 10 tahun
Jadi fiks yg katanya perluasan basis pajak itu artinya perluasan pemalakan bray
Negara defisit terus krna dirampok internal, eh malah uang yg dirampok itu ditagihnya ke rakyat yg tempat tinggalnya aja masih ngontrak
Bener2 fucek tingkat Neptunus😈
11/08/2026
Tdk mempunyai rumah oleh krna miskin, nasib si miskin yg tinggal dirumah kontrakan dipastikan akan mnjdi semakin miskin, JIKA perluasan basis pajak menyasar para pemilik rumah kontrakan ditahun-tahun mendatang
Sebab pemilik kontrakan bisa dipastikan akan menaikan harga sewa😭
Krna klu ditelaah lebih dlm, bhwa sesungguhnya yg membayar pajak kontrakan itu pada akhirnya bukanlah si pemilik kontrakan; melainkan rakyat yg menyewa kontrakan trsbt
Yaitu buruh, guru honorer, mahasiswa, pekerja/para karyawan yg tidak punya uang untuk beli rumah sendiri
Maka kesimpulan logisnya JIKA hal itu diberlakukan adalah: negara ini semakin ganas memalak rakyatnya yg tdk mempunyai rumah krna miskin, melalui pemilik kontrakan
Dan yg lebih menyakitkan lagi, uang itu hanya sebagiannya saja yg dikembalikan kpda rakyat melalui berbagai kebijakan atau program, sebagiannya lagi dirampok scra berjemaah, dipakai utk menambal program2 bancakan dan bhkn dipakai utk menggaji pejabat yg sdh mnjdi tersangka korupsi tetapi masih juga dikasih gaji
Jadi tolong klu mau ngomong soal kepatuhan pajak itu harus dua arah, guruuu
Rakyat disuruh patuh bayar pajak, tetapi negara jg wajib patuh mengelolanya dgn bener
Jgn uang pajak rakyat dijadikan bancakan, lalu kemudian rakyat lg aja yg disuruh nombokin.
itu bkn perluasan basis pajak namanya; melainkan perluasan penderitaan rakyat
09/08/2026
Setengah benar, setengahnya ngeles🤔
Mnjdi bener, krna memang dlm artian yg luas, kecerdasan itu tdk harus dr sekolah
Banyak orang sukses, inovatif, bijak dsb tanpa lulus sekolah tinggi
Misalnya pengusaha, seniman, tukang dst...
Krna kecerdasan dlm artian yg luas itu jg bisa didapat dr lingkungan, kerja keras, serta pengalaman
Jd pernyataan kecerdasan itu tdk harus dr sekolah, scra umum bisa dibenarkan.
Tetapi pernyataan itu akan mnjdi berbahaya, jika konteksnya dipakai buat melegalkan pemotongan anggaran pendidikan 30% utk di-alihkan ke MBG yg adlh program mengubah uang ratusan Triliun mnjdi T41 dlm tempo yg super singkat
Jgn sampai logikanya mnjdi kek gini:
Krna kecerdasan tdk harus dr sekolah, yaudah sekolahnya gak usah dibiayain gede2.
Uangnya dipindahin ke MBG aja 30%nya
Krna adlh fakta, bhwa:
1. Sebuah negara mnjdi maju krna investasi pendidikannya tinggi
2. MBG bkn pengganti sekolah
MBG itu program penunjang gizi, atau bisa disebut sbgi program mengubah duit Triliunan mnjdi T41 dlm hitungan jam
Betul anak2 mnjdi susah belajarnya klu perutnya lapar. Tp klu gak ada guru, buku, lab dan sekolah yg tdk layak atau rusak, mau dikasih makan gratis jg pasti tdk membuat mrka mnjdi cerdas
3. Pak Bahlul dijadikan sbgi contoh
Wo, 1 orang yg sukses tanpa kuliah di universitas ternama itu jgn dijadikan sbgi acuan utk membuat kebijakan (aplgi kebijakan yg serampangan) untuk 50 juta anak2 sekolah dinegri ini Wo
Skli lagi bhwa memang betul, kecerdasan itu tidak hanya dr sekolah.
Tapi utk mencerdaskan bangsa itu harus tetep melalui sekolah, Wo
Dan jika memotong anggaran pendidikan 30% dgn alasan itu, maka itu sama sprti bilang paru2 itu bkn utk bernafas, lalu kamu mencopot paru2nya
Kan geblek banget tuh klu kek gitu logikanya.
08/08/2026
Oke Gas-kan terus pak, mumpung uang rakyat di APBNnya masih ada. Klu perlu Gas sampai minus ribuan Triliun🔥 Bravo💪✊🔥
833 yg gagal bukannya instropeksi, tp malah di-lipat-gandakan mnjdi 13.000 dapur MBG yg baru
Hebatnya lagi, mrka dgn bangga mengumumkan: Kami akan membuka 13.000 dapur MBG yg baru, dan sebagiannya sdh kami bangun
Dan tdk lama setelah pengumuman itu, gemuruh tepuk tangan para hadirinpun bgtu jelas terlihat dan terdengar
Ya, mrka semua bertepuk tangan utk pemborosan.
Bertepuk tangan utk sebuah kenekatan.
Bertepuk tangan krna merasa sdh menang sambil saling berbisik satu-sama lain dgn berkata: mari kita berpesta
Padahal uang itu milik kita. utk pendidikan, utk sekolah, utk kesejahteraan para guru yg tdk prnh mengenal rasa lelah demi mencerdaskan anak2 bangsa ini
Tapiiiii...
Entah setan dr planet mana yg merasuki jiwa mrka semua
Mrka lebih memilih spya uang itu mnjdi nasi basi beracun, mnjdi makanan lezatnya rayap dan belatung di WC belakang rumah sana, dan yg lebih tragis lagi, sebagian besarnya uang itu dirampok scra membabi-buta oleh para tikus2 rakus maling berdasi disana
Bray, percayalah....
Klu program ini masih dipaksakan utk terus berjalan, maka tinggal tunggu waktunya uang kas negara kita ini bener2 terkuras abis hingga kering-kerontang
Udah dulu bray. Udah gak kuat gue😡😈👹
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Jakarta
14440
Alerts
Be the first to know and let us send you an email when Simple Logic posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.