Gunung Rinjani
Gunung Rinjani merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl. Bagian selatan danau ini disebut dengan Segara Endut.
TOPOGRAFI ::
Gunung Rinjani dengan titik tertinggi 3.726 m dpl, mendominasi sebagian besar pemandangan Pulau Lombok bagian utara. Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m, memanjang kearah timur anda barat. Di kaldera ini terdapat Segara Anak (segara= laut, danau) seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam. Di Segara Anak banyak terdapat ikan mas dan mujair sehingga sering digunakan untuk memancing. Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (atau Gunung Barujari) yang memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan ketinggian 2.296 - 2376 m dpl. Gunung kecil ini terakhir aktif/meletus sejak tanggal 2 Mei 2009 dan sepanjang Mei, setelah sebelumnya meletus p**a tahun 2004.[2][3] Jika letusan tahun 2004 tidak memakan korban jiwa, letusan tahun 2009 ini telah memakan korban jiwa tidak langsung 31 orang, karena banjir bandang pada Kokok (Sungai) Tanggek akibat desakan lava ke Segara Anak.[4] Sebelumnya, Gunung Barujari pernah tercatat meletus pada tahun 1944 (sekaligus pembentukannya), 1966, dan 1994. Selain Gunung Barujari terdapat p**a kawah lain yang pernah meletus,disebut Gunung Rombongan. INFO PENDAKIAN ::
Gunung Rinjani Terletak di p**au Lombok, Untuk menuju Gunung Rinjani, anda dapat menggunakan bus langsung Jakarta-Mataram, setelah sampai di mataram anda menuju ke desa sembalun atau bisa juga ke desa senaru menggunakan kendaraan setempat.atau menggunakan penerbangan dari Jakarta, Surabaya, dan Denpasar menuju ke bandara selaparang mataram - Lombok. Rinjani memiliki panaroma paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20 °C; terendah 12 °C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Selain puncak, tempat yang sering dikunjungi adalah Segara Anakan, sebuah danau terletak di ketinggian 2.000m dpl. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa mendaki dari desa Senaru atau desa Sembalun Lawang (dua entry point terdekat di ketinggian 600m dpl dan 1.150m dpl). Kebanyakan pendaki memulai pendakian dari rute Sembalun dan mengakhiri pendakian di senaru, karena bisa menghemat 700m ketinggian. Rute Sembalun agak panjang tetapi datar, dan cuaca lebih panas karena melalui padang savana yang terik (suhu dingin tetapi radiasi matahari langsung membakar kulit). krim penahan panas matahari sangat dianjurkan. Dari Rute Senaru tanjakan tanpa jeda, tetapi cuaca lembut karena melalui hutan. Dari kedua lokasi ini membutuhkan waktu jalan kaki sekitar 7 jam menuju bibir punggungan di ketinggian 2.641m dpl (tiba di Plawangan Senaru ataupun Plawangan Sembalun). Di tempat ini pemandangan ke arah danau, maupun ke arah luar sangat bagus. Dari Plawangan Senaru (jika naik dari arah Senaru) turun ke danau melalui dinding curam ke ketinggian 2.000 mdpl) yang bisa ditempuh dalam 2 jam. Di danau kita bisa berkemah, mancing (Carper, Mujair) yang banyak sekali. Penduduk Lombok mempunyai tradisi berkunjung ke segara anakan utk berendam di kolam air panas dan mancing. Untuk mencapai puncak (dari arah danau) harus berjalan kaki mendaki dinding sebelah barat setinggi 700m dan menaiki punggungan setinggi 1.000m yang ditempuh dlm 2 tahap 3 jam dan 4 jam. Tahap pertama menuju Plawangan Sembalun, camp terakhir untuk menunggu pagi hari. Summit attack biasa dilakukan pada jam 3 dinihari untuk mencari momen indah - matahari terbit di puncak Rinjani. Perjalanan menuju Puncak tergolong lumayan; karena meniti di bibir kawah dengan margin safety yang pas-pasan. Medan pasir, batu, tanah. 200 meter ketinggian terakhir harus ditempuh dengan susah payah, karena satu langkah maju diikuti setengah langkah turun (terperosok batuan kerikil). Buat highlander - ini tempat yang paling menantang dan disukai karena beratnya medan terbayar dgn pemandangan alamnya yang indah. Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen-Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari. Untuk mendaki Rinjani tidak diperlukan alat bantu, cukup stamina, kesabaran dan "passion". Keseluruhan perjalanan dapat dicapai dalam program tiga hari dua malam, atau jika hendak melihat dua objek lain: Gua Susu dan gunung Baru Jari (anak gunung Rinjani dengan kawah baru di tengah danau) perlu tambahan waktu dua hari perjalanan. Persiapan logistik sangat diperlukan, tetapi untungnya segala sesuatu bisa diperoleh di desa terdekat. Tenda, sleeping bag, peralatan makan, bahan makanan dan apa saja yang diperlukan (termasuk radio komunikasi) bisa disewa dari homestay-homestay yang menjamur di desa Senaru.
Maaf kali ini mimin posting agak berbeda, dikarenakan ini bagian dari kewajiban sosial mimin untuk mengingatkan alias mengedukasi member Gunung Rinjani, terlebih lagi kejadian ini berlokasi di pantai Pulau Lombok.
**"
Hati-hati berwisata di pantai bertebing dan berombak, ingat air laut tidak landai seperti jalan bypass namun ia bergelombang bisa setinggi 3 meter apalagi mengenai dinding tebing cipratannya bisa sampai 10 meter lebih.
Ombak yang sesekali datang besar secara tiba-tiba sering disebut oleh warga setempat "umbak maling", ombak inilah yang rata-rata pengunjung pantai lengah untuk mengantisipasinya.
Umbak maling ini bukan hal yang gaib, ini situasi normal ketika ombak mendapatkan momen gelombang powerfull. Biasanya ombak (gelombang) memiliki periode sekitar 7-10 detik untuk mengulang riak yang sama. Perulangan ombak itu terkadang besar dan terkadang kecil.
Yakinlah ketika pengunjung melihat ombak kecil, sebenarnya ia sedang mengumpulkan tenaga untuk melepaskan energi yang lebih besar (umbak maling), setelah tenaganya habis ia kembali melemah terlihat landai untuk mengulang ombak besarnya.
Nah, di momen ombak landai ini biasanya pengunjung nekat berswa foto di dinding tebing, ketika lengah asyik berfoto-ria sesungguhnya umbak maling mengintai.
Tips & trick: jangan nekat bermain di dinding tebing atau pantai berombak, wajib berdiam diri dari kejauhan untuk memperhatikan tinggi gelombang selama 15-30 menit sebelum memutuskan untuk mengambil gambar di spot foto tujuan.
Ketika Gunung Rinjani ditutupi bunga es.
Perubahan cuaca kali ini menghadirkan pemandangan lain dari gugusan gunung di kawasan , sisi lain keindahan itu terekam dalam beberapa video pengunjung yang mengabadikan momen spesial dan langka di tahun 2026.
Memang tidak rutin namun hal ini bisa terjadi di tiap tahunnya jika suhu mendekati 0°c.
Proses penjemputan paksa hari pertama gagal, dilanjutkan hari kedua.
Wisatawan yang terjatuh di Gunung Rinjani sempat gagal di hari pertama karena faktor cuaca dan mulai malam, kemudian keesokan harinya cuaca bagus langsung di lanjutkan Evakuasi korban asal Malaysia.
Sumber video: Haryono
Proses penjemputan paksa wisatawan yang terjatuh di Gunung Rinjani.
Proses evakuasi pendaki asal dari malasiya yang jatuh patah tulang langsung di tangani tim dari instansi terkait.
Sumber video: Agus Haryono
Prosedur Darurat dan Kontak Basarnas Rinjani.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal membutuhkan bantuan darurat SAR (Search and Rescue) di area Gunung Rinjani, berikut adalah langkah yang harus dilakukan:
Segera Hubungi Call Center Basarnas: Hubungi nomor darurat 115 (bebas pulsa). Anda juga bisa menghubungi Kantor SAR Mataram di nomor (0370) 623490 atau Pos SAR terdekat di wilayah Lombok.
Berikan Titik Koordinat: Beritahukan lokasi pasti korban terjatuh, kondisi medan, serta identitas dan jumlah korban.
Koordinasi dengan Petugas Setempat: Jika berada di dalam kawasan Taman Nasional, hubungi pemandu (guide), porter, atau pos resort TNGR terdekat untuk tindakan pertolongan pertama sebelum tim SAR tiba.
Tips Keselamatan Pendakian
Gunung Rinjani memiliki medan yang curam dan kondisi cuaca yang sering berubah, terutama di punggungan menuju puncak.
Berikut adalah langkah antisipasi agar tidak terjatuh atau mengalami insiden:
Kenali Jalur Ekstrem: Berhati-hatilah melewati area yang dikenal rawan, seperti "Bukit Penyesalan" dan punggungan menuju puncak yang memiliki jurang di sisi kanan dan kiri.
Gunakan Perlengkapan Sesuai Standar: Selalu kenakan sepatu trekking dengan cengkeraman yang baik, dan gunakan alat bantu seperti tongkat pendaki (trekking pole) untuk menjaga keseimbangan.
Ikuti Jalur Resmi: Jangan pernah memotong jalan atau keluar dari jalur pendakian yang telah ditetapkan oleh Balai TNGR.
Sumber video: Basarnas
Fenomena langit malam Indonesia hari ini.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Sembalun Lawang, Sembalun, Lombok Timur
Lombok
83656