Robithoh 37
ilaahii anta maksuudi waridlooka mathluubii a,tini mahabbataka wama,rifatka
#TQN #Suryalaya #Robithoh37
keputusan musyawarah itu dijalankan.
Dan hari itu... untuk pertama kalinya dalam sejarah Tanah Jawa... seorang Wali harus menerima hukuman mati dari musyawarah para Wali...
WALI ATAU BUKAN TEMUKAN JAWABANYA DI SINI
22/09/2026
1. SYARIAT ITU POLISI TUBUH
Syariat mengatur apa yang KELIHATAN.
Tangan mau memukul? Syariat bilang HARAM.
Kaki mau melangkah ke maksiat? Syariat bilang JANGAN.
Mulut mau ghibah? Syariat bilang DIAM.
Waktu Subuh jam 4 pagi dingin? Tubuhmu malas? Syariat bilang BANGUN, WUDHU, SHOLAT.
Syariat itu seperti rel kereta. Kereta tanpa rel akan terguling. Tubuh tanpa syariat akan liar. Makanya Allah turunkan fiqih - untuk mengikat tubuh agar tidak jadi binatang.
Orang yang hanya syariat tubuhnya lurus, tapi hatinya bisa bengkok. Dia sholat, tapi di dalam hatinya riya' - ingin dipuji. Dia puasa, tapi hatinya sombong - merasa lebih suci. Tubuhnya sujud, hatinya menatap manusia. Ini yang disebut Imam Malik: Ber-syariat tanpa ber-hakikat, FASIK.
2. TAREKAT ITU POLISI HATI
Nah, tarekat masuk ke wilayah yang tidak dilihat manusia, hanya Allah yang melihat.
Hati mau hasad lihat tetangga sukses? Tarekat bilang BERSIHKAN.
Hati mau marah, dendam, benci bertahun-tahun? Tarekat bilang MAAFKAN.
Hati mau cinta dunia berlebihan? Tarekat bilang ZUHUD.
Kalau syariat ngajarin CARA wudhu yang benar, tarekat ngajarin CARA MENJAGA WUDHU HATI agar tidak batal karena dengki.
Kalau syariat ngajarin CARA sholat 4 rakaat, tarekat ngajarin CARA HADIR HATI di dalam sholat, agar tidak 4 rakaat tapi hati sedang di pasar.
Tarekat itu seperti mesin di dalam kereta. Rel sudah lurus, tapi kalau mesinnya rusak, mogok, penuh karat hasad dan sombong, kereta tidak akan sampai ke tujuan.
3. KESATUANNYA - INI EPICNYA
Bayangkan tubuh dan hati seperti ini:
Tubuh tanpa hati = MAYAT
Hati tanpa tubuh = HANTU
Kamu butuh keduanya untuk jadi MANUSIA HIDUP.
Orang yang hanya mengatur gerakan tubuh (syariat saja), dia seperti robot. Sholatnya bagus, bacaannya fasih, tapi hatinya kosong, kasar, gampang menghakimi.
Orang yang hanya mengatur gerakan hati (merasa sudah tarekat, sudah ma'rifat) tapi meninggalkan gerakan tubuh, dia seperti yang ditemui Syekh Abdul Qodir Al-Jailani tadi - setan datang menyerupai cahaya besar ngaku jadi Tuhan dan bilang "sudah kuhalalkan yang haram untukmu". Kalau tidak punya syariat sebagai polisi tubuh, pasti tertipu! Ini yang disebut: Ber-hakikat tanpa ber-syariat, ZINDIQ.
Jadi rumus sempurnanya:
SYARIAT : Tubuhmu SUJUD ke Ka'bah
TAREKAT : Hatimu SUJUD ke Pemilik Ka'bah
Tubuh menghadap kiblat itu syariat.
Hati yang hanya menghadap Allah saja, tidak menghadap pujian manusia, itu tarekat.
Ketika keduanya bersatu - gerakan tubuhmu diatur, gerakan hatimu juga diatur - disitulah lahir HAKIKAT dan MA'RIFAT. Kamu sholat, dan kamu MERASAKAN sedang berdialog dengan Allah. Itu mutiaranya.
Menurut kalian, lebih sulit mana? Mengatur gerakan tubuh atau gerakan hati? Tulis di komen 👇
beres manaqib makan 😂😂
yang penting hadir dulu ya nak 😊
Al-Fatihah buat Abah Sepuh & Abah Anom 🤲
Allah misses you, not hates you 😭
He makes your life difficult,
so you keep calling His name: Ya Allah... Ya Allah...
Biar kamu tidak lari lagi ke manusia,
larinya hanya ke Allah.
If you miss Suryalaya tonight, write "Ya Allah, I'm coming back"
We will pray for you together.
Al-Fatihah for Abah Sepuh & Abah Anom 🤲
For my brothers in Malaysia, Singapore, Brunei who miss Suryalaya - Allah makes your life hard because He misses your voice calling Him. Come back to Allah tonight.
13/09/2026
MANQOBAH BULAN ROBIUL AWAL
Mengenai karakter Sayyid Abdul Qadir—khususnya akhlak beliau—beliau memiliki rasa takut yang mendalam kepada Allah, hingga air
mata kerap mengalir dari kedua matanya; doa-doanya senantiasa dikabulkan, dan beliau sangatlah dermawan. Beliau menjauhi segala bentuk keburukan dan sangat mengamalkan kebajikan; beliau pemberani dan teguh dalam menegakkan kebenaran, namun tegas terhadap kemungkaran. Beliau tidak pernah dikuasai amarah demi kepentingan diri sendiri, tidak pernah memberikan bantuan selain karena Allah semata, dan tidak pernah menolak orang yang meminta—bahkan jika orang tersebut meminta pakaian yang sedang beliau kenakan.
Beliau mewarisi akhlak Nabi Muhammad (SAW).
Beliau mewarisi ketampanan Nabi Yusuf (AS).
Beliau mencerminkan kejujuran Sayyidina Abu Bakr Al-Siddiq (RA).
Beliau mencerminkan keadilan Sayyidina Umar (RA).
Beliau mencerminkan sifat santun—yakni kesabaran—Sayyidina Utsman (RA).
Beliau mencerminkan ketangguhan dan keberanian Sayyidina Ali (KW).
Bertahanlah. Kamu tidak sedang dihukum, kamu sedang dijaga agar tetap dekat.
Al-Fatihah untuk Abah Sepuh & Abah Anom 🤲
04/09/2026
Setelah beranjak dewasa, ia mencari guru-guru terkemuka dan ulama-ulama ternama.
Di sana, ia menimba ilmu yang luas dan memupuk akhlak yang mulia.
Seluruh gurunya memuji kecerdasannya yang luar biasa.
Ia mempelajari *Fiqh* (yurisprudensi Islam) di bawah bimbingan Abil Wafa Ali bin Aqil, Abil Khothob Al-Kaludi, dan Abil Husain Muhammad Ibnil Qodli.
Ia mempelajari *Adab* (sastra dan tata krama) di bawah bimbingan Abi Zakariyya At-Tabrizi.
Ia mempelajari *Tariqa* (jalan spiritual) di bawah bimbingan Syekh Abil Khoir Hamad bin Muslim bin Dzirwati Ad-Dibas.
Ia menerima pengukuhan Sufi dari Qodli Abi Sa'id Al-Mubarok.
Ia terus-menerus mendaki menuju puncak kesempurnaan spiritual dengan pertolongan Yang Mahakuasa, hingga akhirnya mencapai derajat yang tertinggi.
Ia bertekad bulat untuk menaklukkan dan mengendalikan hawa nafsunya, serta menjauhkannya dari hasrat duniawi; demi tujuan itu, ia menghabiskan waktu dua puluh lima tahun di padang belantara Irak, hidup dalam pengasingan total dari manusia lain.
25 tahun di padang belantara Irak, hidup susah, lapar, sendirian.
Padahal beliau kekasih Allah.
Kalau kekasih Allah saja hidupnya disulitkan untuk naik derajatnya,
Apalagi kita? Murid yang jarang pulang, yang masih banyak dosa.
Jadi sulitnya hidup kita hari ini, bukan karena Allah benci.
Tapi karena Allah kangen dengar dzikir kita yang merintih
english:
As he grew older, he sought out prominent teachers and renowned scholars.
There, he acquired extensive knowledge and cultivated noble character.
All his teachers praised his extraordinary intelligence.
He studied *Fiqh* (Islamic jurisprudence) under Abi Wafa Ali ibn Aqil, Abi Khothab Al-Kaludi, and Abi Husayn Muhammad Ibn al-Qodli.
He studied *Adab* (literature and etiquette) under Abi Zakariyya At-Tabrizi.
He studied *Tariqa* (spiritual path) under Sheikh Abi Khoir Hamad ibn Muslim ibn Dhirwati Ad-Dibas.
He received Sufi confirmation from Qodli Abi Sa'id Al-Mubarak.
He steadily climbed to the pinnacle of spiritual perfection with the help of the Almighty, eventually reaching the highest degree.
He was determined to conquer and control his desires, and keep him away from worldly desires; to that end, he spent twenty-five years in the wilderness of Iraq, living in complete isolation from
other humans.
25 years in the Iraqi wilderness, living hard, hungry, alone.
Even though he is a lover of Allah.
If you are a lover of Allah, your life will be difficult to rise in rank,
What about us? Students who rarely go home, who still have many sins.
So our lives are difficult today, not because God hates us.
But because Allah misses hearing our moaning dhikr
Semoga kita semua diakui sebagai muridnya yang setia, istiqomah dzikir sampai akhir hayat. Aamiin 🤲🤲🤲
Abah Anom mengajarkan BAGEUR, bukan hanya pintar.
Al-Fatihah untuk Abah Sepuh & Abah Anom.
📍 Pondok Pesantren Suryalaya
---
ENGLISH VERSION for our brothers worldwide:
Forgetting is human. What is inhumane is to intentionally abandon.
Allah does not judge by how many times you forget, but by how many times you return. Every time you forget and then remember again, it is a jihad.
Munkar Nakir sosok yang mengajukan pertanyaan di dalam kubur 🥺
MUNKAR NANKIR - TUKANG NAKON MAYIT DI JERO KUBUR
Bahkan jika seseorang mati dengan cara dibakar atau dimakan harimau,
NAJAN MAOT NA DI DURUK ATAWA DI HAKAN MAUNG,
MOAL AYA NU KALANGKUNG, ROBU BAKAL DITANYA.
Tak ada yang akan terlewatkan, segalanya akan ditanyakan.
Hari ini kita antri di Suryalaya untuk ziarah,
besok kita akan antri di alam kubur untuk ditanya.
Sudah siapkah jawaban kita?
Cuma satu yang bisa jawab: Laa Ilaaha Illallah yang ada di dalam dada hasil Talqin Abah Anom.
😭 Ya Allah, ringankan pertanyaan kami di alam kubur...
Al-Fatihah untuk Abah Sepuh & Abah Anom.
📍 Makam Syekh, Suryalaya
---
ENGLISH:
Munkar and Nakir, the two angels who will question us in the grave. Even if you die by being burned or eaten by a tiger, you will not be skipped. Everything will be asked.
26/08/2026
Lagu Sufi Terbaru 2026 - Untuk Para Pecinta Abah Anom yang malam ini susah tidur karena rindu.
Kalau kangen Abah, jangan curhat di status, cukup dengarkan ini sampai habis. InsyaAllah hati jadi tenang kembali.
Sudah tayang di YouTube: JENDELA KISAH MENGGUGAH
Al-Fatihah untuk Abah Sepuh & Abah Anom
Click here to claim your Sponsored Listing.
Contact the business
Telephone
Website
Address
Jalan Raya Bandung Garut Km 24
Sumedang
45364
Alerts
Be the first to know and let us send you an email when Robithoh 37 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.