GBI Imamat Rajani Surabaya

GBI Imamat Rajani Surabaya

Share

GBI IMAMAT RAJANI, Jl. Kertajaya 86 surabaya

Photos from GBI Imamat Rajani Surabaya's post 06/08/2026
05/08/2026

Renungan Harian Kamis, 06 Agustus 2026
BERPEGANG TEGUH PADA FIRMAN TUHAN

Ayat Bacaan Hari ini: Roma 15:1-13

Ayat Hafalan: "Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci." Roma 15:4

Sebagai anak-anak Tuhan kita harus mempercayai apa yang dikatakan oleh firman Tuhan. Melalui tulisan-tulisan yang tercantum di dalam Alkitab kita memperoleh suatu pengharapan yang benar. Dari pengharapan itulah kita dapat memperoleh iman. Jika kita tak mempunyai pengharapan, iman pun tak akan terbentuk, karena pengharapan dan iman bekerja sama dalam kehidupan orang percaya dengan cara yang sama seperti tertulis: "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat." (Ibrani 11:1).

Pengalaman membuktikan bahwa orang yang kehilangan akan mudah mengalami stres dan depresi, dan tak mampu menguasai keadaan lagi. Tetapi Alkitab menasihati kita supaya teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci, sehingga kita pun akan dapat mengatasi semua permasalahan hidup dengan berpegang pada pengharapan dan iman pada janji-janji Tuhan. Jelas dikatakan bahwa "...iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." (Roma 10:17).

Tetapi, bagaimanakah kita dapat mendengar janji-janji Tuhan itu? Kita dapat mendengar janji-janji Tuhan dari pemberitaan secara lisan melalui kotbah para hambaNya, atau dengan membaca firman Tuhan serta merenungkannya siang dan malam sehingga janji-janji Tuhan itu benar-benar meresap ke dalam hati kita, dan menimbulkan pengharapan serta iman yang teguh. Seringkali kita berdoa dan menerapkan janji-janji firman Tuhan untuk orang lain dan orang itu pun tertolong. Namun bila kita sendiri tak dapat menggunakan pengharapan dan iman atas janji-janji Tuhan itu, maka berkat-berkat Tuhan tak dapat kita nikmati. "Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat." (Ibrani 11:3). Firman Tuhan yang sanggup menciptakan alam semesta dengan sangat mudah berkuasa 'menciptakan' segala kebutuhan kita, yang tak ada artinya bila dibandingkan dengan alam semesta.

Oleh karenanya mari berpeganglah teguh pada janji-janji firman Tuhan agar hidup kita tertolong dalam segala masalah!

04/08/2026
04/08/2026

Puji Tuhan
Memasuki bulan Agustus ini, GBI IMRA Surabaya mengusung Tema KEMENANGAN DALAM PENGHARAPAN.
Sukacita dan Berkat Tuhan senantiasa jadi bagian dalam kehidupan kita semua.
Tuhan Yesus memberkati

03/08/2026

Renungan Harian Selasa, 04 Agustus 2026
MENGANDALKAN TUHAN KITA MENANG

Ayat Bacaan Hari ini: 1 Samuel 17:1-58

Ayat Hafalan: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu." 1 Samuel 17:45

Mari belajar dari Daud, orang yang diurapi oleh Tuhan. Tidak jauh berbeda dengan kita, kehidupan Daud pun tak luput dari masalah/pergumulan. Suatu ketika Daud harus menghadapi pergumulan yang sangat berat, yang secara manusia tidak akan mungkin mampu diatasinya. Kalau kita baca dalam 1 Samuel 17 ada peristiwa heroik terjadi: Daud seorang muda yang sangat sederhana harus berhadapan dengan Goliat, pahlawan kebanggaan bangsa Filistin. Ditinjau dari sudut mana pun Goliat memiliki kelebihan segala-galanya jika dibandingkan dengan Daud. Goliat memiliki perawakan seperti raksasa: "Tingginya enam hasta sejengkal. Ketopong tembaga ada di kepalanya, dan ia memakai baju zirah yang bersisik; berat baju zirah ini lima ribu syikal tembaga. Dia memakai penutup kaki dari tembaga, dan di bahunya ia memanggul lembing tembaga. Gagang tombaknya seperti pesa tukang tenun, dan mata tombaknya itu enam ratus syikal besi beratnya." (1 Samuel 17:4b-7a). Melihat Goliat lengkap dengan perlengkapan perangnya, wajar jika Saul menyuruh Daud mengenakan baju perang layaknya prajurit siap berperang. Tapi usulan itu ditolak Daud, "'Aku tidak dapat berjalan dengan memakai ini, sebab belum pernah aku mencobanya.' Kemudian ia menanggalkannya." (1 Samuel 17:39b). Akhirnya hanya berbekal tongkat di tangan, lima batu licin dan umban, Daud dengan penuh keberanian maju berperang.

Mengapa Daud begitu yakin? Tindakan Daud ini bukanlah tindakan nekat atau untung-untungan, tapi ini adalah tindakan iman karena ia percaya bahwa ada Tuhan yang menyertainya. Jika kita mengandalkan Tuhan dan mempercayai Dia sebagai pihak yang memberikan kemenangan, kuasaNya akan bekerja melampaui logika manusia sehingga kemenangan pun menjadi milik kita, karena "...Tuhan menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing." (1 Samuel 17:47a). Tuhan memiliki 1001 cara untuk menolong kita, dan caraNya itu selalu heran dan ajaib. Ada tertulis, "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." (1 Korintus 2:9).

Goliat merupakan gambaran dari masalah dan ujian yang seringkali kita hadapi. Besarnya masalah yang kita alami laksana 'Goliat' yang rasa-rasanya tidak mungkin kita kalahkan. Belum lagi kata-kata negatif yang selalu dibisikkan Iblis ke telinga kita semakin membuat kita pesimis, kuatir, takut dan akhirnya putus asa...

Kita pun menjadi lupa bahwa kita memiliki Tuhan yang Mahadahsyat dan tak terbatas kuasaNya.

02/08/2026

Renungan Harian Senin, 03 Agustus 2026
IMAN KITA SANGGUP MENGALAHKAN DUNIA

Ayat Bacaan Hari ini: 1 Yohanes 5:1-5

Ayat Hafalan: "Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita."
1 Yohanes 5:4b

Hari-hari yang kita jalani di dunia ini tak luput dari berbagai macam masalah dan kesulitan hidup. Sakit penyakit, krisis keuangan, kesulitan, penderitaan, kegagalan dan bencana, bisa saja terjadi tanpa diduga. Karena masalah-masalah inilah banyak orang menjadi takut dan kuatir. Kita semua tidak tahu apa yang terjadi esok hari.

Sesuram apa pun hari-hari yang sedang kita jalani, sekalipun dunia bergoncang dengan hebatnya, biarlah kita tetap mengarahkan pandangan dan menguatkan percaya kepada Tuhan. Hanyalah Tuhan satu-satunya pengharapan dalam hidup ini. Di dalam Kristus kita memiliki rahasia hidup yang berkemenangan. Apakah itu? "sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?" (1 Yohanes 5:4-5). Alkitab menyatakan bahwa sewaktu kita percaya dan mengaku bahwa Kristus Tuhan dan Juruselamat, kita diberi kuasa mengalahkan dunia, karena di dalam kita ada Roh Kudus. Mengalahkan dunia berarti mengalahkan berbagai macam masalah dan pergumulan selama hidup di dunia ini.

Tak perlu takut dan kuatir menghadapi hidup ini karena janji Tuhan adalah jaminan bagi kita. Alkitab secara tegas menyatakan bahwa Kristus sudah mengalahkan kuasa maut dan mematahkan kutuk dosa melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Karena itu milikilah iman yang teguh di dalam Kristus! Namun supaya iman kita benar-benar mampu mengubah situasi, maka iman itu harus disertai dengan perbuatan (ketaatan). "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." (Yohanes 15:7). Iman yang disertai dengan ketaatan pasti menghasilkan kuasa yang dahsyat!

Di dalam Kristus kita tinggal di dalam kerajaan yang tak tergoncangkan! Ibrani 12:28

01/08/2026

Renungan Harian Minggu, 02 Agustus 2026
TUHAN: SUMBER KEMENANGAN KITA!

Ayat Bacaan Hari ini: Mazmur 44:1-27

Ayat Hafalan: "Sebab bukan kepada panahku aku percaya, dan pedangkupun tidak memberi aku kemenangan, tetapi Engkaulah yang memberi kami kemenangan terhadap para lawan kami, dan orang-orang yang membenci kami Kauberi malu." Mazmur 44:7-8

Siapa dan apa yang menjadi andalan Saudara dalam menjalani hidup ini, terlebih ketika menghadapi masalah dan pergumulan? Orangtua, suami, isteri, bos, jabatan atau harta kekayaan? Simak ayat ini: "Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari Tuhan." (Yesaya 31:1).

Bangsa Israel memiliki pengalaman yang luar biasa di sepanjang perjalanannya menuju Tanah Perjanjian. Kemenangan selalu mereka raih ketika berperang melawan bangsa mana pun selama mereka senantiasa mengandalkan Tuhan. Jadi hanya karena campur tangan Tuhanlah bangsa Israel tampil sebagai pemenang di setiap peperangan. Tanpa Tuhan, itu mustahil! Prajurit, panah, pedang dan kereta berkuda tak menjamin kemenangan, "...tetapi Engkaulah (Tuhan) yang memberi kami kemenangan terhadap para lawan kami," Benar sekali!

Ketika kita mengandalkan Tuhan dan menaruh pengharapan penuh kepadaNya
saat dalam masalah/pergumulan, kita tidak akan pernah dikecewakan. Sebaliknya, kekecewaan acapkali menjadi jawaban ketika kita mengandalkan manusia dan apa yang ada pada kita (harta kekayaan). Siapa yang kebal terhadap masalah? Tak ada! Justru seringkali masalah begitu mempengaruhi hidup kita sehingga kita pun tak berdaya dan makin tenggelam di dalamnya.

01/08/2026

Selamat Datang Agustus.
Pintu Berkat Tuhan senantiasa dibukakan. Kemenangan demi kemenangan jadi bagian dalam hidup orang yang berpengharapan dalam Tuhan Yesus
Amen

31/07/2026

Renungan Harian Sabtu, 01 Agustus 2026
KITALAH ORANG-ORANG YANG MENANG

Ayat Bacaan hari ini: 1 Korintus 15:1-58

Ayat Hafalan: “Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” 1 Korintus 15:57

Shalom jemaat IMRA terkasih. Oleh kasih dan kemurahan Tuhan, hari ini kita masuk di hari pertama dalam bulan yang baru di bulan Agustus 2026. Sepanjang bulan Agustus ini kita akan belajar tentang “Kemenangan dalam Pengharapan”. Mari bersama kita hidup berkemenangan dalam Tuhan di sepanjang bulan ini, agar pemulihan dari Tuhan itu terjadi dalam hidup kita.

Salib adalah puncak ketaatan Yesus melaksanakan kehendak Bapa dan puncak rencana Allah menyelamatkan manusia saat Yesus berkata, “Sudah selesai.” (Yohanes 19:30a). KematianNya adalah kemenangan bagi manusia; seiring itu belenggu dosa pun dihacurkan. Dosa yang mencengkeram manusia, sehingga manusia tidak mungkin selamat, telah dipatahkan melalui pengorbanan Kristus. “...syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” (1 Korintus 15:57). Mari tanamkan kebenaran yang penuh kuasa ini dalam hati, jiwa dan tubuh kita. Kemenangan sejati telah diberikan kepada kita dalam setiap aspek kehidupan atas segala kuasa musuh sehingga kita dapat berkata, “Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” (1 Korintus 15:55).

Saat kita menerima Kristus sebagai Juruselamat, kita juga menerima kemenangan mutlak yang bukan ditentukan oleh tingginya tingkat pendidikan kita, lulus dari aneka ‘sekolah melayani’, atau pun padatnya jadwal pelayanan kita. Kemenangan adalah milik kita karena karyaNya di kayu salib. Melalui penderitaan, kematian dan kebangkitanNya, Kristus telah menebus kita. Marilah mengimani kemenangan itu setiap hari.

FirmanNya penuh dengan janji berkat bagi kehidupan kita dan apabila kita secara terus-menerus memenuhi pikiran kita dengan firman Tuhan, kita akan menjalani hidup tidak dengan kepala tertunduk, tapi penuh pengharapan. Pengakuan iman yang terus-menerus akan apa yang kita miliki dalam Kristus akan membangun benteng dalam pikiran kita. Ini akan membentuk sikap hati yang benar menghadapi berbagai situasi dan keadaan di sekitar kita. Bila kita memperkatakan firmanNya dengan iman, Tuhan pasti melaksanakannya bagi kita (baca Yeremia 1:12). Apa pun yang kita lakukan melalui Yesus akan berhasil. Tuhan memberikan kemenangan ke mana pun kita pergi.

“Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: Iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?” 1 Yohanes 5:4b-5

Want your place of worship to be the top-listed Place Of Worship in Surabaya?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Address


Jalan Kertajaya 86
Surabaya