PAPUA RUMAH KITA

PAPUA RUMAH KITA

Share

PAPUA RUMAH KITA adalah platform media digital yang membahas tentang berbagai berita tentang Papua

01/09/2026

Dua Pelajar Tewas dalam Konflik Kwamki Narama, Willem Wandik Desak Pemerintah Segera Bertindak

MIMIKA — Tokoh Papua Tengah dan Bupati Puncak 2013-2023, Willem Wandik, menyampaikan keprihatinan mendalam atas tewasnya dua pelajar dalam konflik yang terjadi di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Wandik mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menghentikan konflik agar tidak semakin meluas dan kembali menimbulkan korban.

Wandik menilai jatuhnya korban dari kalangan pelajar merupakan persoalan serius. Konflik yang terus berlangsung tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat, tetapi juga mengganggu masa depan generasi muda Papua Tengah yang seharusnya mendapatkan ruang aman untuk belajar dan berkembang.

“Saya sangat prihatin atas meninggalnya dua pelajar dalam konflik Kwamki Narama. Ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa konflik ini harus segera dihentikan. Jangan sampai korban terus berjatuhan dan konflik semakin melebar,” ujar Wandik.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh membiarkan situasi tersebut berlarut-larut. Pemerintah bersama aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pihak yang terlibat perlu segera membangun komunikasi untuk mencari jalan keluar dan menghentikan kekerasan.

Sebagai salah satu tokoh Papua Tengah yang pernah memimpin Kabupaten Puncak selama dua periode, Wandik mengatakan bahwa penyelesaian konflik di Papua Tengah membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Pendekatan keamanan tetap diperlukan untuk menjamin keselamatan masyarakat, tetapi harus berjalan beriringan dengan pendekatan sosial, budaya, dan dialog antarpihak.

“Pemerintah harus hadir. Jangan menunggu konflik semakin besar baru kemudian bertindak. Para tokoh adat, tokoh agama, pemerintah dan masyarakat harus duduk bersama untuk mencari penyelesaian yang damai,” katanya.

Wandik juga mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam siklus kekerasan dan aksi balasan. Menurutnya, setiap tindakan pembalasan hanya akan memperpanjang konflik dan memperbesar jumlah korban, termasuk korban dari kalangan anak-anak dan pelajar.

Ia meminta pemerintah memastikan perlindungan terhadap masyarakat sipil, terutama anak-anak dan pelajar yang berada di wilayah konflik. Aktivitas pendidikan, pelayanan publik, dan kehidupan masyarakat harus dapat kembali berjalan dalam suasana aman.

“Jangan sampai anak-anak Papua menjadi korban dari konflik yang tidak mereka pahami. Mereka adalah masa depan Papua. Karena itu, kita semua harus menjaga mereka dan menghentikan konflik ini,” ujar Wandik.

Wandik berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mempertemukan para pihak yang bertikai dan membangun mekanisme penyelesaian konflik yang dapat diterima bersama. Ia menegaskan bahwa perdamaian di Kwamki Narama membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kita harus menghentikan kekerasan. Jangan ada lagi korban. Kwamki Narama harus kembali aman dan masyarakat bisa hidup berdampingan dengan damai,” tutupnya. (IN/HRS)

01/09/2026

Willem Wandik dorong perdamaian di Kwamki Narama.

Want your business to be the top-listed Media Company in Timika?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Website

Address


Timika

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PAPUA RUMAH KITA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Subscribe

We will notify you when anything happens in Timika.