ROCK DOVER
Official Page of Rock International Ministry in Dover, NH. (Halaman resmi Gereja Rock International Ministry di Dover, NH) we help you to fulfill your destiny
10/06/2026
Kita harus merendahkan diri. Mengapa? Karena pekerjaan seorang pelayan seringkali sulit, memalukan, dan menyakitkan. (Karena ego diberi oxigen dan ruang untuk bernafas). Matikan ego, hidupi nurani masa depanmu penuh sejahtera.
“Apa yang bisa saya lakukan untuk membantu?” Adalah pertanyaan dari pelayan.
Pengemis Yerikho terus memohon “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” Ketika ia berdiri di hadapan Juruselamat, Yesus berkata kepadanya, “Apa yang Anda ingin saya lakukan untuk Anda?” (Lukas 18:41). Itu adalah pertanyaan seorang pelayan.
Mengapa? Karena pelayan itu fokus untuk memberkati orang lain. Dia hidup untuk membuat orang lain sukses, hal inilah yang berlawanan dengan ego kita. Tuhan Yesus ajarkan kita “Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.” Matius 23:11. Kebesaran seseorang tidak datang karena posisi, status dan jabatan tetapi@karena melayani.
Dimanapun anda berada, belajarlah dgn bertanya “Apa yang bisa saya lakukan untuk membantu?”. Duniamu akan luas jika hatimu luas utk orang lain.
10/05/2026
You’re invited.
🔥 KINGDOM CELEBRATION 2026 🔥
A moment to celebrate God’s Kingdom, His goodness, and His faithfulness! 🙌✨
Join us for a powerful time of worship, fellowship, and an inspiring message with Pdt. Chris Manusama from Rock International Ministry, Dover, NH.
📅 Sunday, October 11th, 2026
⏰ 10:30 AM
📍 750 Central Ave, Ste Q, Dover, NH 03820
Come with an expectant heart.
Come ready to worship.
Come ready to receive.
Come and experience what God has prepared for you! 🔥
“We help you to fulfill your destiny.”
👑 KINGDOM CELEBRATION — Where faith meets purpose, and purpose becomes destiny.
Wei Simatauw Fransesca Lappy Stenlei Tanamal Icha Akihary Taroreh David Akihary New Vera Surja Hermawan Lim Elrio Dafcar Efruan Elisabeth Hendrygette Nikijuluw Seane W Laurence Surja Feby Kabelen Kilikily Chris Manusama Deb Manusama Yehuda Manusama
10/05/2026
*King's Sword*
Selasa, 6 Oktober 2026
*Bacaan setahun:*
Yeremia 11:18 – 13:27
Kolose 2:6–23
Mazmur 118:1–16
*ADA REWARD*
"Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat." (2 Korintus 5:10 - TB)
Setiap manusia akan berhadapan dengan penghakiman Allah. Tidak ada kehidupan yang berjalan tanpa pertanggungjawaban. Namun bagi orang percaya, 2 Korintus 5:10 membawa kita kepada kesadaran yang sangat serius: suatu hari kita akan berdiri di hadapan takhta pengadilan kristus.
Keselamatan kita bukanlah hadiah atas perbuatan baik. Kita diselamatkan oleh anugerah melalui iman kepada Yesus Kristus. Salib Kristus telah memberikan kepastian keselamatan bagi setiap orang yang sungguh percaya kepada-Nya. Tetapi kepastian keselamatan tidak berarti bahwa apa yang kita lakukan selama hidup di dunia tidak lagi penting. Paulus mengingatkan bahwa setiap orang percaya akan memberikan pertanggungjawaban atas hidupnya. Apa yang kita lakukan dengan waktu, talenta, kesempatan, sumber daya, pelayanan, bahkan pengaruh yang Tuhan percayakan, semuanya memiliki nilai kekekalan.
Di hadapan Kristus, kita bukan sedang menentukan apakah kita cukup baik untuk masuk surga. Keselamatan telah dikerjakan oleh Kristus. Tetapi kehidupan kita akan diuji. Akan ada upah dan penghargaan yang berkaitan dengan kesetiaan kita dalam menjalankan panggilan Tuhan. Karena itu, jangan hidup dengan mentalitas, "Yang penting saya selamat." Mentalitas seperti itu terlalu kecil bagi seorang anak Tuhan. Kristus tidak menyelamatkan kita supaya kita hanya menunggu masuk surga sambil menjalani hidup tanpa tujuan, la menyelamatkan kita untuk menghasilkan buah, melakukan pekerjaan baik, dan menjadi alat-Nya di dunia.
Tidak semua orang percaya menggunakan kesempatan yang sama dengan cara yang sama. Ada yang menguburkan talenta, ada yang memperdagangkannya. Ada yang hidup hanya untuk kepentingannya sendiri, ada yang menginvestasikan hidupnya bagi kehendak Allah. Keselamatan memang merupakan anugerah, tetapi kesetiaan adalah respons kita terhadap anugerah itu. Suatu hari kita akan berdiri di hadapan Kristus. Hidup ini terlalu singkat untuk dihabiskan hanya mengejar hal-hal yang tidak dapat dibawa ke dalam kekekalan. Pertanyaannya bukan hanya, "Apakah saya percaya kepada Kristus?" Tetapi juga, "Apa yang telah saya lakukan dengan hidup, waktu, kesempatan, dan kepercayaan yang Tuhan berikan kepada saya?"
Paradigma Kerajaan menempatkan hidup orang percaya bukan sekadar sebagai perjalanan untuk memastikan diri masuk surga, melainkan sebagai masa pelayanan kepada Sang Raja. Kita telah diselamatkan oleh anugerah, kemudian dipercayakan kehidupan untuk dikelola bagi kepentingan Kerajaan Allah. Karena itu, keselamatan bukanlah alasan untuk hidup sembarangan, melainkan alasan untuk hidup semakin setia. Sang Raja telah menyelamatkan kita, dan suatu hari kita akan memberikan pertanggungjawaban atas apa yang kita lakukan dengan segala sesuatu yang telah dipercayakan-Nya. (DH)
*Questions:*
1. Jika hari ini kita menghadap Kristus, apakah hidup kita menunjukkan kesetiaan terhadap apa yang Tuhan percayakan?
2. Apa yang sedang Anda bangun hari ini yang akan tetap bernilai ketika semua yang fana telah berlalu?
*Kingdom Value:*
Keselamatan adalah anugerah yang diterima, tetapi upah adalah buah dari kesetiaan
*Kingdom Quote:*
Jangan hanya bertanya apakah engkau akan masuk surga. Tanyakan juga apa yang telah engkau lakukan dengan hidup yang Tuhan berikan.
10/05/2026
*King's Sword*
Senin, 5 Oktober 2026
*Bacaan setahun:*
Yeremia 9:17 – 11:17
Kolose 1:24 – 2:5
Mazmur 117:1–2
*MANUSIA TERANG*
“Karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.” (1 Tesalonika 5:5)
Ada tokoh superhero dalam cerita fantasi yang bernama Green Lantern, tokoh ini memiliki energi cahaya hijau dari cincin untuk menciptakan berbagai bentuk benda, dan kekuatannya secara visual memang berupa energi cahaya yang menerangi. Ketika kekuatannya diaktifkan, orang akan melihat tanpa perlu diumumkan bahwa ia mempunyai cahaya. Demikian juga anak-anak terang, terang Kristus seharusnya terlihat melalui kehidupan mereka. Jika tokoh superhero tersebut memiliki cincin yang menghasilkan cahaya, orang percaya tidak perlu memakai benda khusus untuk menjadi anak terang. Identitas itu sudah diberikan oleh Allah, "Kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang."
Sebutan anak-anak terang dan anak-anak siang dipakai oleh Rasul Paulus untuk menggambarkan identitas orang percaya. Terang menunjukkan kehidupan yang berjaga-jaga, tidak mabuk, sadar, waspada, dalam arti hidup dalam kebenaran dan pengharapan, karena hari Tuhan datang seperti pencuri pada waktu malam (1 Tesalonika 5:2). Sedangkan malam dan kegelapan menggambarkan kehidupan yang jauh dari kehendak Tuhan, ketika manusia menyembunyikan rancangan dan perbuatan jahatnya, serta tidak hidup dalam kebenaran tetapi hanya menuruti hawa nafsu.
Seperti ketika Tuhan Yesus berkata, "Kamu adalah terang dunia" (Matius 5:14), Rasul Paulus pun mengatakan bahwa orang percaya adalah anak-anak terang. la tidak memerintahkan untuk berusaha menjadi anak-anak terang, karena orang percaya sudah memiliki identitas baru di dalam Kristus yang mencerminkan diri-Nya. Kita tidak dipanggil untuk hidup seperti orang yang tidak mengenal Allah, namun harus tetap sadar dan berjaga-jaga. Dunia menawarkan berbagai hal yang terlihat menarik namun tidak membawa semakin dekat dengan Tuhan. Karena itu, kita perlu menjaga hati, pikiran, perkataan dan perbuatan agar tetap selaras dengan kehendak Tuhan, serta tetap berjalan dalam terang-Nya.
Hidup sebagai anak terang juga berarti menjadi terang bagi orang lain. Saat kita memilih kejujuran, kasih, pengampunan dan kebenaran daripada kebohongan, kebencian, kepahitan, dan kompromi, kita sedang memancarkan terang Kristus kepada orang lain. Orang percaya tidak sekedar memiliki 'cincin cahaya, namun identitasnya adalah anak-anak terang. Marilah kita sungguh-sungguh hidup sebagai anak-anak siang dengan tetap berjaga-jaga, setia, dan memancarkan terang Kristus, tidak hanya mengaku sebagai anak-anak terang. (YL)
*Questions:*
1. Apakah yang dimaksud dengan hidup sebagai orang yang berada dalam terang?
2. Bagaimana cara orang percaya memancarkan terang Kristus dalam hidupnya?
*Kingdom Value:*
Anak-anak terang menghadirkan kasih, damai, pengharapan, dan kebaikan bagi orang lain.
*Kingdom Quote:*
Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. (1Tesalonika 5:6).
*King's Sword*
Minggu, 4 Oktober 2026
*Bacaan setahun:*
Yeremia 7:30 – 9:16
Kolose 1:1–23
Mazmur 116:12–19
*IDENTITAS SEBAGAI ANAK TERANG*
“Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang.” (Efesus 5:8 - TB2)
Tema renungan minggu pertama bulan Oktober 2026 adalah *Identitas sebagai Anak Terang.* Pernyataan Identitas sebagai Anak Terang bukan sekadar memiliki label Kristen. Identitas ini berarti menerima kehidupan baru di dalam Tuhan, lalu membiarkan karakter Kristus terlihat melalui cara berpikir, memilih, berbicara, dan bertindak. Mari kita belajar dua hal tentang identitas sebagai Anak Terang.
Yang pertama, *KITA DAHULU adalah KEGELAPAN.* Kata "dahulu" dalam teks Yunani memakai pote, yang menunjuk keadaan masa lampau; skotos berarti kegelapan, bukan hanya tempat tanpa cahaya, tetapi gambaran kehidupan yang jauh dari kebenaran Allah. Paulus bahkan tidak sedang berkata "kamu dahulu berada dalam kegelapan", melainkan "kamu dahulu adalah kegelapan". Pernyataan ini tajam: kegelapan bukan sekadar lingkungan kita; kegelapan pernah membentuk kehidupan kita.
Konteks jemaat Efesus berada di tengah budaya religius, moral, dan sosial yang kuat. Karena itu, perubahan kepada Kristus bukan pergantian identitas di permukaan, namun sampai ke fondasi kehidupan manusia yang berakar di dalam Yesus. Manusia membutuhkan Tuhan untuk keluar dari pusat kehidupan yang berpusat pada diri sendiri. Kesadaran terhadap masa lalu bukan alasan untuk terus hidup di sana, melainkan alasan untuk bersyukur karena anugerah telah mengubah arah hidup.
Yang kedua, *KITA SEKARANG adalah ANAK TERANG.* Kata "sekarang" diterjemahkan dari nyn: keadaan yang nyata pada masa kini. Phōs berarti terang. Frasa en Kyriō, "di dalam Tuhan", menjelaskan sumber sekaligus tempat identitas baru itu. Identitas kita sebagai anak terang tidak terjadi karena kemampuan kita sendiri; namun merupakan hasil dari hubungan kita dengan Kristus.
Perintah peripateite berarti "berjalanlah" dan berbentuk present imperative: terus-menerus hiduplah demikian. Tekanan sintaksisnya jelas: identitas mendahului perilaku. Karena kita adalah terang di dalam Tuhan, kehidupan harus memancarkan karakter-Nya—kebaikan, kebenaran, kekudusan, kasih, dan integritas. Efesus 5:9-10 langsung menunjukkan buah terang dan panggilan untuk mencari apa yang berkenan kepada Tuhan.
Warga Kerajaan Allah jangan kembali memakai identitas lama hanya karena dunia masih menawarkan pola lama. Ingat siapa dirimu di dalam Kristus. Berjalanlah bersama Yesus sampai karakter-Nya semakin nyata melalui hidupmu. Setiap keputusan menunjukkan siapa yang memerintah hidup kita. Saat Kristus menguasai hati, kita tidak perlu mengejar pengakuan orang. Kehadiran-Nya menjadi alasan untuk hidup berbeda, tetap jujur ketika mudah berkompromi, mengasihi ketika membalas, dan setia ketika tidak ada yang melihat. Stay blessed. (DW)
*Questions:*
1. Mengapa Anda disebut sebagai anak terang?
2. Mengapa identitas Anda sebagai anak terang mengandung tanggung jawab yang besar bagi Kerajaan Allah?
*Kingdom Value:*
Seorang Warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang sadar bahwa dirinya dipanggil sebagai anak terang.
*Kingdom Quote:*
Identitas baru bukan untuk dipajang sebagai label; identitas baru harus terlihat sebagai kehidupan.
*King's Sword*
Kamis, 1 Oktober 2026
Bacaan setahun:
Yeremia 2:31–4:9
Filipi 2:12–30
Mazmur 115:12–18
*DAYS WITH NO DARKNESS*
“Karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.” (1 Tesalonika 5:5 - TB2)
Welcome October 2026. Tema utama renungan bulan Oktober 2026 adalah Days with No Darkness, yaitu *Hari Tanpa Kegelapan.* Days with No Darkness memiliki arti hidup sebagai anak terang yang tidak memberi ruang sedikit pun bagi kegelapan untuk menguasai hati, pikiran, keputusan, dan perilaku. Dunia boleh semakin tidak menentu, tetapi kehidupan Warga Kerajaan Allah tidak boleh kehilangan terang. Mari kita belajar dua hal tentang Days with No Darkness
Yang pertama, *KITA adalah ANAK-ANAK TERANG.* Identitas menentukan cara hidup. Paulus memakai kata huioi photos "anak-anak terang" dan huioi hemeras "anak-anak siang". Kata huioi bukan sekadar menunjuk status, tetapi hubungan dan karakter yang lahir dari siapa kita berasal. Hubungan kita dengan Allah menentukan sikap dan karakter kita.
Anak-anak terang hendaknya memiliki sikap dan karakter terang dalam kehidupannya. Phos berarti terang yang menerangi dan menyingkapkan. Sintaksisnya tegas: "kamu adalah" (este) -- sebuah identitas yang sedang berlangsung, bukan gelar sesaat. Anak-anak terang merupakan identitas sejati dari Warga Kerajaan Allah yang hidupnya melekat erat dengan Allah.
Terang tidak diciptakan untuk disimpan. Terang terlihat melalui integritas, kasih, keberanian berkata benar, dan keputusan yang tetap bersih ketika tidak ada yang melihat. Sumber terang itu bukan diri kita. Kita harus melekat kepada Allah, sebab tanpa Sang Sumber Terang, maka terang kehidupan segera berubah menjadi kesombongan atau pencitraan.
Yang kedua, *JANGAN LENGAH dan TERTIDUR.* Ayat 6 memberi konsekuensi langsung: mē katheudōmen "janganlah kita tidur", melainkan grēgorōmen kai nēphōmen "marilah kita berjaga-jaga dan sadar." Kata Grēgoreō menunjuk kewaspadaan yang aktif; nēphō menunjuk kejernihan dan penguasaan diri. Pada masa itu, tidur dan mabuk merupakan gambaran yang sangat dekat dengan kehidupan malam. Paulus menggunakannya untuk menggambarkan kondisi rohani: hati yang tumpul, kehilangan kepekaan, mudah terseret suasana, dan tidak lagi memperhatikan kehendak Allah.
Dunia hari ini menawarkan terlalu banyak alasan untuk lengah. Berita berubah cepat, nilai moral bergeser, tekanan datang dari berbagai arah. Anak terang tidak hidup dalam kepanikan, tetapi dalam kewaspadaan. Anak terang juga tidak lengah dengan pujian yang seringkali dapat menggoda hati jatuh dalam kesombongan rohani.
Hari tanpa kegelapan bukan berarti dunia tidak memiliki malam. Artinya, kegelapan tidak mendapat tempat untuk menetap dalam diri kita. Stay blessed. (DW)
*Questions:*
1. Mengapa kita disebut sebagai anak-anak terang?
2. Bagaimana cara Anda agar tidak lengah dan tidak tertidur kerohanian Anda?
*Kingdom Value:*
Seorang Warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang menjaga dirinya tidak lengah dan tidak tertidur kerohaniannya.
*Kingdom Quote:*
Warga Kerajaan Allah hendaknya jangan menunggu dunia menjadi terang agar dapat hidup sebagai anak terang; namun tetaplah terang ketika dunia sedang gelap.
*King's Sword*
Sabtu, 3 Oktober 2026
*Bacaan setahun:*
Yeremia 6:1 – 7:29
Filipi 4:2–23
Amsal 24:5–14
*HAMBA YANG SETIA*
“Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.” (1 Korintus 4:2 - TB)
Apa arti hamba yang setia? Hamba yang setia berarti tetap taat, tetap melayani, tetap bertanggung jawab, dan tetap melakukan kehendak Tuhan, baik ketika dilihat orang Amaupun ketika tidak ada seorang pun yang memperhatikan. Kesetiaan bukan hanya tentang berapa lama kita melayani, tetapi tentang bagaimana kita menjalankan kepercayaan Tuhan dengan hati yang benar. "Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia..." (Matius 25:21). Sadarilah bahwa Tuhan sangat menghargai kesetiaan, bukan sekadar keberhasilan yang terlihat di depan mata.
Mengapa kita harus menjadi hamba yang setia? Pertama, *karena kita adalah milik Kristus yang telah ditebus oleh darah-Nya, sehingga hidup kita bukan lagi untuk kepentingan diri sendiri.* 1 Korintus 6:19-20, yang mengingatkan bahwa kita telah dibeli dengan harga yang mahal. Karena itu, sudah selayaknya hidup kita dipersembahkan untuk Tuhan. Kedua, *karena kesetiaan menunjukkan karakter kita. Kemampuan dapat membuat seseorang dipercaya untuk memulai sesuatu, tetapi karakter dan kesetiaan membuat seseorang dipercaya untuk terus menjalankannya.* "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar." (Lukas 16:10). Ketiga, *karena ada upah bagi hamba yang setia.* Kesetiaan kita tidak pernah sia-sia di hadapan Tuhan dan Tuhan melihat apa yang sering tidak dilihat manusia.
Bagaimana menjadi hamba yang setia? Pertama, *setia kepada Tuhan sebelum setia kepada pelayanan.* Jangan sampai kita sibuk mengerjakan pekerjaan Tuhan tetapi kehilangan hubungan dengan Tuhan. Kedua, *setia dalam perkara kecil.* Mulailah dari hal-hal sederhana: hadir tepat waktu, menepati janji, menyelesaikan tanggung jawab, menjaga perkataan dan menghormati sesama. Jaga integritas dalam pelayanan, keuangan, hubungan, waktu, dan kehidupan pribadi. Ketiga, *tetap setia dan jangan berhenti ketika tidak dihargai.* Kesetiaan yang sejati tidak bergantung pada pujian, posisi, atau penghargaan manusia.
Contoh kesetiaan di dalam Alkitab: Yusuf - setia dalam segala keadaan, Yusuf tetap setia kepada Tuhan meskipun dijual sebagai budak, difitnah, dan dipenjara. (Kejadian 39:2-4, 21-23)-Tuhan menyertai Yusuf dan membuatnya berhasil. Ketahuilah bahwa suatu hari nanti Tuhan tidak akan bertanya, "Seberapa banyak yang engkau kerjakan?" Tetapi Dia sudah tahu bagaimana hidup kita sendiri yang akan berbicara tentang apakah kita telah menjadi hamba yang baik dan setia.
Kiranya ketika Tuhan mempercayakan perkara-perkara kecil maupun perkara-perkara besar kepada kita, Dia menemukan hati yang berkata: "Tuhan, apa pun yang Engkau percayakan kepadaku, aku akan menjalaninya dengan setia dan penuh tanggung jawab." (TL)
*Questions:*
1. Dalam area apa dalam hidup atau pelayanan kita saat ini Tuhan sedang menguji kesetiaan kita?
2. Apa satu tindakan nyata yang dapat kita lakukan minggu ini untuk menunjukkan bahwa kita adalah hamba yang dapat dipercaya? Diskusikan!
*Kingdom Value:*
Tuhan mencari hamba yang setia; sebab kesetiaan dalam perkara kecil adalah bukti bahwa hati kita dapat dipercayai dalam perkara besar.
*Kingdom Quote:*
Nilai seorang hamba Tuhan tidak diukur dari seberapa besar panggungnya, tetapi dari seberapa dalam integritas dan kesetiaannya ketika menjalankan kepercayaan Tuhan.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the place of worship
Address
Central Avenue
Dover, NH
03820
Alerts
Be the first to know and let us send you an email when ROCK DOVER posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.